Senin, 25 Januari 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Tega Cabuli Anak Asuh, Pimpinan Panti Ini Terancam Dikebiri

Oleh Berita Hargo , dalam Headline Metropolis , pada Senin, 27 Maret 2017 | 12:14 WITA Tag: , ,
  


GORONTALO, hargo.co.id – Polisi terus mengembangkan penanganan kasus dugaan pencabulan yang dilakukan IS, pimpinan panti asuhan Al Hijrah yang beralamat di Kelurahan Tuladenggi, Kota Gorontalo.

Diduga IS dengan tega mencabuli enam anak asuhnya masing-masing, MD (14), NS (14), CA (15), KI (15), LP (16) dan MS (16).

BACA  Kena Razia Keramaian, Sejumlah Rumah Makan Ditutup

Untuk sementara, IS dijerat dengan pasal 81 ayat 2 UU Nomor 35 Tahun 2014 Tentang perlindungan Anak dengan ancaman pidana maksimal 15 tahun penjara.

Namun tidak menutup kemungkinan, pria 42 tahun ini juga akan dikenakan pidana kebiri sebagaimana ketentuan pasal pasal 81 (7) Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang (Perppu) nomor 1 tahun 2016 tentang perlindungan anak. Tidak saja, itu masa pidana penjara bagi pelaku juga akan ditambah 1/3 dari hukuman yang ada, karena status tersangka sebagai pengasuh anak.

BACA  Waspada, Terjadi Begal Payudara di Kabupaten Gorontalo

“Jika kita baca penjelasan Perppu tentang perlindungan anak, hukuman tesangka dapat ditambah 1/3 dan tersangka dapat dikenakan pasal kebiri jika nanti terbukti di pengadilan korbannya lebih dari satu,”ujar Kepala Bidang (Kabid) Humas Polda Gorontalo AKBP Ary Donny Setiawan.

BACA  Pembunuhan di Leato Utara, Dilatarbelakangi Unsur Sakit Hati

Ia mengatakan, penyidik polisi tidak memiliki kewenangan menetapkan pelaku dihukum kebiri.

“Karena yang memutuskan tersangka bersalah atau tidak, serta apa hukumannya adalah hakim di persidangan nanti,”tandas AKBP Ary Donny. (tr-45/tr-53/hargo)


Komentar