Minggu, 25 Oktober 2020
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Tegas! Luhut Tetap Ingin Freeport Divestasikan 51 Persen Sahamnya

Oleh Aslan , dalam Ekonomi , pada Senin, 21 Agustus 2017 | 22:59 WITA Tag: ,
  Ilustrasi (Dok.JawaPos.com)


Hargo.co.id – Pemerintah bersikeras meminta PT Freeport Indonesia melepas 51 persen sahamnya. Keputusan itu sudah final jika raksasa tambang tersebut masih ingin tetap menjalankan roda bisnisnya di Indonesia.

Menteri Koordinator Kemaritiman, Luhut Binsar Pandjaitan menegaskan bahwa saat ini pemerintah tetap menghormati kontrak yang tengah berjalan dengan PT Freeport Indonesia (PTFI).

“Sikap pemerintah? sikap kami kan sudah pasti berkali tidak akan pernah mundur. berkali-kali analogi nya kalau kontrak ini dibiarin juga 2021 kan selesai. Masa kita harus nurut mereka, nggak lah, tapi kita menghormati setiap kontrak yang ada,” ujarnya di Kementerian Maritim, Jakarta, Senin (21/8).

BACA  Air Sungai Bulango Surut, Penambang Pasir Sedot Rupiah

Mantan Menteri Koordinator bidang Politik Hukum dan Keamanan ini memperingatkan Freeport agar tunduk terhadap aturan pemerintah. Sebab jika tidak, pada 2021 mendatang mau tidak mau pemerintah harus memutus kontrak dengan PTFI.

BACA  Materai Baru Rp 10.000 Sah Digunakan untuk Dokumen Elektronik

“Kalau sudah 51 persen kan kita yang kontrol (tambang Freeport), tapi kita tetap menghargai partner kita gak akan cederai dan sama-sama menguntungkan. Ini kan masih jalan, gak mungkin gak disepakati, itu harga mati. jadi 51 persen divestasi dan smelter, itu harga mati,” pungkasnya.

(cr4/JPC/hg)


Komentar