Sabtu, 12 September 2020
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Tenaga Medis Dapat Keringanan untuk Kepemilikan Xpander

Oleh Tirta Gufrianto , dalam Bisnis Kabar Nusantara , pada Jumat, 15 Mei 2020 | 18:05 WITA Tag: , , ,
  Test drive Xpander Cross di Bali. Foto: dok pribadi for jpnn


Hargo.co.id, JAKARTA – PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) mengapresiasi atas dedikasi tenaga medis dalam menangani COVID-19, dengan membuka program kepemilikan kendaraan Mitsubishi Xpander atau Xpander Cross.

Seperti yang dilansir jpnn.com, Program apresiasi untuk tenaga medis itu berlaku bagi dokter, perawat, tenaga kesehatan lain, pengusaha perusahaan medis dan pegawai perusahaan medis.

BACA  Pilkada Serentak 2020: KPK Tetap Bidik Calon Kada Terindikasi Korupsi

“Rasa terima kasih dan apresiasi tertinggi kami untuk pahlawan medis yang telah berkontribusi maksimal dengan dedikasi yang tinggi untuk menanggulangi pandemi COVID-19 di garda terdepan,” kata Director Sales & Marketing Division PT MMKSI, Irwan Kuncoro dalam keterangan resmi.

“Hal tersebut menjadi inspirasi MMKSI untuk dapat memberikan peluang dan kemudahan kepemilikan kendaraan Mitsubishi Motors dengan program yang menarik, guna menungjang aktivitas dan kegiatan pahlawan medis di masa pandemi ini,” kata dia.

BACA  Riset Covid-19 Cuman Rp 5 Miliar, Biaya Buzzer Rp 90-an Miliar

Tenaga medis dapat memiliki Mitsubishi Xpander atau Xpander Cross dengan fasilitas uang muka minimum 20 persen dan gratis asuransi dua tahun.

Mereka akan mendapat pilihan promo berupa SMART Cash, bunga 0 persen selama 1 tahun, gratis asuransi dan biaya admin, cicilan ringan atau bunga 0 persen hingga 2 tahun.

BACA  Inggris dan Prancis Terlibat Aksi Saling Balas, Gegara Karantina COVID-19

Selain program penjualan di atas, pahlawan medis konsumen setia Mitsubishi dapat memanfaatkan kemudahan dalam memiliki mobil Mitsubishi melalui program penjualan bulan Mei.(mg8/jpnn/hg)

 

 

 

 

*) Artikel ini telah diterbitkan oleh jpnn.com dengan judul yang sama. Pada edisi Jumat, 15 Mei 2020.

Komentar