Jumat, 23 Oktober 2020
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Tenggelam di Sungai Tangkobu, Dua Remaja Ditemukan Sudah Tak Bernyawa

Oleh Berita Hargo , dalam Headline Kab. Boalemo Metropolis , pada Kamis, 27 Agustus 2020 | 20:07 WITA Tag: ,
  Proses evakuasi jenazah dua remaja yang tenggelam di Sungai Tangkobu. (Foto Iistimewa)


Hargo.co.id, GORONTALO – Dua orang remaja yang tenggelam di Sungai Tangkobu, Kecamatan Paguyaman pada Rabu (26/08/2020), sekitar pukul 15.30 Wita, akhirnya ditemukan pada Kamis (27/08/2020).

Informasi yang dirangkum, setelah dilakukan pencarian oleh tim gabungan, jasad dari dua remaja yakni Saiful Kamanjai (16) dan Arya Taliki (16) akhirnya ditemukan. Awalnya, jasad Arya Taliki (16) ditemukan pada pagi hari sekitar pukul 07.00 Wita, sekitar 100 meter dari lokasi tenggelam dan sekitar pukul 14.00 Wita, jasad Saiful Kamanjai (16) ditemukan sekitar 25 meter dari arah Jembatan Tangkobu.

BACA  Aksi Demo Omnibus Law di Gorontalo Berakhir Ricuh

Dikatakan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Boalemo, Mans Mopangga, setelah ada informasi dari masyarakat terkait dengan adanya remaja yang tenggelam, tim gabungan yang terdiri dari Basarnas, TNI dan Polri, BPBD dan masyarakat, langsung melakukan pencarian terhadap korban. Alhamdulillah setelah melakukan pencarian, jasad kedua korban berhasil ditemukan dan telah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dilakukan pemakaman.

BACA  Jika Tak Terbukti, Golkar Akan Persoalkan Rekomendasi Bawaslu ke DKPP

“Alhamdulillah dua korban sudah ditemukan dan telah diserahkan kepada keluarga korban. Kami pun kini telah resmi menghentikan proses pencarian dan kami pun turut berdukacita atas kejadian ini,” terangnya.

Sementara itu, Kapolsek Paguyaman, Ipda I Made Budiantara,S.Tr.K ketika diwawancarai membenarkan bahwa telah ditemukan dua jenazah korban tenggelam dan telah dilakukan proses pemakaman oleh pihak keluarga.

BACA  Pemprov Gorontalo Masuk Tiga Besar Nasional Realisasi Belanja APBD

“Dengan adanya kejadian ini, kami berharap agar masyarakat tidak melakukan aktivitas di sungai, mengingat kondisi sungai yang cukup dalam dan berarus, serta kondisi cuaca yang masih sangat ekstrim. Mari kita bersama-sama saling mengingatkan dan mencegah, sehingga tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” pungkas mantan KBO Reskrim Polres Boalemo ini. (kif/hg)


Komentar