Selasa, 20 April 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Terapkan Protokol Kesehatan Ketat, 70 CPNS di Gorontalo Ikuti Pelatihan Dasar

Oleh Zulkifli Polimengo , dalam Advertorial Gorontalo , pada Rabu, 24 Maret 2021 | 22:05 WITA Tag: , ,
  Foto bersama peserta Pelatihan Dasar Golongan II dan III dengan Wagub Gorontalo H. Idris Rahim (tengah) di aula Kampus 2 Badan Diklat Provinsi Gorontalo, Selasa (23/03/2021). (Foto: Istimewa)


Hargo.co.id, GORONTALO – Sebanyak 70 orang Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Golongan II dan III yang terdiri dari CPNS Provinsi Gorontalo 1 orang dan CPNS Kabupaten Gorontalo Utara 69 orang, mengikuti Pelatihan Dasar (Latsar) yang diselenggarakan oleh Badan Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Provinsi Gorontalo, di Kampus 2 Badan Diklat Provinsi Gorontalo, Selasa (23/03/2021).

Latsar CPNS Golongan II dan III di Gorontalo itu dilaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat, dimana sebelum memasuki asrama, seluruh peserta diwajibkan untuk melakukan rapid tes antigen dan pemeriksaan kesehatan berbadan sehat. Demikian pula halnya panitia dan pegawai di lingkungan Badan Diklat Provinsi Gorontalo, juga telah mengikuti swab tes Covid-19.

BACA  Wagub Gorontalo: Rakerda Itu Perlu Untuk Refleksi Dan Evaluasi Kinerja Tahun Sebelumnya

“Alhamdulillah hasil pemeriksaan seluruh peserta non reaktif atau negatif Covid-19 dan memenuhi syarat untuk mengikuti pelatihan berdasarkan surat keterangan berbadan sehat yang dikeluarkan oleh instansi terkait,” kata Mohamad Safril (Kepala Bidang Diklat Struktural Badan Diklat Provinsi Gorontalo).

Lanjut Mohamad Safril menerangkan, dimana pihaknya membekali setiap peserta dengan cairan pembersih tangan, masker, dan kaos tangan. Selain itu panitia juga sudah menyiapkan perlengkapan yang mendukung penerapan protokol kesehatan, termasuk mengatur jarak setiap peserta di dalam ruang kelas.

BACA  Dua Tokoh Nasional Putra Gorontalo Akan Dianugrahi Gelar Adat

“Untuk makanan peserta, akan diantar ke kamar masing-masing guna menghindari terjadinya kerumunan atau kontak fisik yang dapat berpotensi terjadinya penyebaran penyakit,”terang Mohamad Safril.

Dalam kesempatan yang sama, Wakil Gubernur Gorontalo H. Idris Rahim dalam sambutannya berpesan agar seluruh peserta dapat mengikuti pelatihan dengan baik dan serius. Menurutnya, sebagai abdi negara dan abdi masyarakat, PNS harus memiliki integritas, jujur, berkarakter, dan profesional, sehingga mampu menarik roda pemerintahan demi terwujudnya kemajuan pembangunan daerah dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

BACA  Wagub Gorontalo Instruksikan Produk Hukum Implementasi SDI Segera Disusun

“Tugas PNS itu ada tiga, yaitu meningkatkan kesejahteraan masyarakat, melayani masyarakat dengan baik, serta mampu menjaga keamanan dan ketertiban. Ikuti dengan baik pelatihan ini agar materi yang diperoleh dapat diimplementasikan di tempat tugas,”tutup Wagub.(zul/adv/hargo)


Komentar