Rabu, 1 Desember 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Terkait Banjir, Hamzah Sidik Janji Temui Dirjen Planologi

Oleh Admin Hargo , dalam Legislatif , pada Kamis, 25 November 2021 | 06:05 AM Tag: , , ,
  Wakil Ketua DPRD Gorontalo Utara, Hamzah Sidik

Hargo.co.id, GORONTALO – Wakil Ketua DPRD Gorontalo Utara (Gorut), Hamzah Sidik dalam waktu dekat ini akan bertolak ke Jakarta guna menemui Dirjen Planologi. Dirinya janji dalam pertemuan nanti akan membicarakan kondisi Gorontalo Utara yang kerap diterjang banjir. 

“Rencananya saya akan menghadap Dirjen Planologi. Ini juga saya sudah sampaikan ke pak Wakil Bupati Gorontalo Utara, Thariq Modanggu, dan mendapat respon positif. Buktinya, langsung digelar rapat koordinasi lintas sektoral pada Kamis, (25/11/2021) hari ini, dengan melibatkan banyak pihak diantaranya DLHK Provinsi Gorontalo, BPKH XV, BPDASHL dan BWSS II. Termasuk juga untuk pertemuan dengan Dirjen Planologi nanti, akan dihadiri pak wakil bupati,” kata Hamzah Sidik seraya mengungkapkan jika hal ini sudah disampaikan ke Bupati Gorontalo Utara, Indra Yasin. 

Rencana Hamzah Sidik itu, tak lepas dari pelaksanaan Dialog ‘KAHMI Bicara’ yang diselenggarakan oleh Majelis Daerah Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (MD-KAHMI) Gorontalo Utara dengan tema ‘Gorut Darurat Banjir’ mendapat. Ini juga mendapat respon positif dari Anggota Komisi DPR RI yang juga Alumni HMI Cabang Bogor Ir. Ichsan Firdaus.

Menurut Hamzah Sidik, anggota Komisi IV yang sudah 2 periode duduk di DPR RI tersebut menyambut baik upaya-upaya yang dilakukan guna merespon dinamika dan persoalan persoalan pembangunan di Gorontalo Utara.

Kegiatan ‘KAHMI Bicara’ session #2 tersebut, paparan Dinas PU dan Dinas BPBD serta Dinas Lingkungan Hidup didapatkan kesimpulan awal bahwa salah satu kendala penanganan banjir di sektor hilir dalam hal normalisasi sungai yaitu belum adanya respon dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan terkait surat dari Pemda Gorontalo Utara menyangkut keberadaan kawasan mangrove di beberapa segmen yaitu Sungai Ilangata dan Sungai Tolango di Kecamatan Anggrek, Sungai Milango di Kecamatan Tomilito dan Sungai Tudi di Kecamatan Monano.

Mendengar pemaparan dari dinas saat itu, kemudian Hamzah langsung menghubungi Anggota DPR RI Komisi IV yang bermitra dengan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan untuk meminta bantuan agar surat pemda tersebut mendapatkan balasan dari kementerian. 

Hamzah Sidik sendiri mengaku kaget juga dengan surat yang sudah 2 kali dikirimkan Pemda Gorontalo Utara ke Kementerian, namun belum mendapatkan respon. 

“Sementara rakyat menunggu upaya Pemda melakukan normalisasi sungai, kalo cuma menunggu, bisa-bisa tenggelam dulu ini kecamatan anggrek, monano dan tomilito baru itu surat dibalas. Jadi caranya tentu harus didatangi kementrian yang terkait dan menanyakan langsung,” kuncinya. (***)

 

Penulis: Alosius M. Budiman

(Visited 27 times, 1 visits today)

Komentar