Terkait BBM, 13 Orang Warga Diamankan Polisi

Sejumlah barang bukti yang diamankan di Polres Gorontalo Kota terkait adanya 13 warga yang kedapatan membeli BBM dalam jumlah banyak. (Foto Zulkifli Polimengo/Hargo.co.id)

Hargo.co.id, GORONTALO – Gara-gara membeli Bahan Bakar Minyak (BBM) dalam jumlah banyak, sebanyak 13 orang warga terpaksa harus diamankan polisi. Mereka diduga membeli BBM pada tiga stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) yang ada di Kota Gorontalo, pada  Selasa (15/10/2019).

Informasi yang berhasil dihimpun, petugas dari pihak kepolisian mengamankan mereka karena kedapatan tengah mengisi BBM dalam jumlah banyak. Kemudian menampungnya ke dalam galon sebelum kembali melakukan pengisian ulang.

Menurut Kapolres Gorontalo Kota AKBP Robin Lumban Raja, SIK, M.Si melalui Kasat Reskrim AKP Deni Muhtamar, S.Sos, SH, penangkapan terhadap 13 orang tersebut atas adanya laporan dari warga. Kepolisian menerima informasi dan keluhan dari warga yang merasa resah, akan aktivitas dari para terduga pelaku penumpukan BBM ini.

“Saat kami melakukan pemantauan di lapangan, ternyata kami menemukan para terduga pelaku ini, sedang mengantri BBM dengan menggunakan sepeda motor. Setelah tangki motor mereka terisi penuh, BBM tersebut kemudian mereka salin ke galon berukuran 30 liter, selanjutnya antri kembali,” jelas Kasat Reskrim Polres Gorontalo Kota.

Selain mengamankan 13 orang warga, tim dari Polres Gorontalo Kota juga mengamankan barang bukti berupa 25 galon yang berisi BBM jenis premium, dan 46 galon yang masih kosong, serta 6 unit sepeda motor yang digunakan pelaku. Ini terjadi pada tiga SPBU yakni di kawasan Bundaran Saronde, Jalan Sudirman, Jalan Agus Salim Kota Gorontalo.

Hingga kini Polisi masih melakukan penyelidikan dan penyidikan terhadap para terduga pelaku tersebut. Selain itu barang bukti yang ditemukan juga telah di amankan ke Mapolres Gorontalo Kota.

“Jika terbukti bersalah, ketiga belas orang warga ini dijerat dengan Pasal 53, Undang-undang nomor 2 /2001 tentang minyak dan gas bumi, dengan ancaman hukuman penjara paling lama 3 tahun. (zul/hg)

-