Rabu, 14 April 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Terkait Dana Bansos, Effendi Gazali Diperiksa KPK

Oleh Tirta Gufrianto , dalam Kabar Nusantara , pada Jumat, 26 Maret 2021 | 16:05 WITA Tag: , ,
  Effendi Gazali usai diperiksa KPK, Kamis (25/3). Foto: Dea Hardianingsih/JPNN.com


Hargo.co.id, JAKARTA – Pengamat politik Effendi Gazali menyatakan tidak terlibat dalam kasus dugaan korupsi dana bantuan sosial atau bansos Covid-19 wilayah Jabodetabek.

Effendi mengatakan hal itu setelah memenuhi panggilan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kamis (25/3).

“Tadi kami (Effendi dan penyidik KPK) lebih banyak membahas tentang seminar riset bansos 23 Juli 2020. Saya menjadi pembawa acara atau fasilitator. Pembicaranya antara lain Ray Rangkuti,” tutur Effendi setelah diperiksa KPK, Kamis, sekitar pukul 18.45 WIB.

BACA  Polisi Ciduk Pasangan Kekasih yang Produksi Konten Asusila di Bogor

KPK memeriksa Effendi sebagai saksi untuk tersangka Pejabat Pembuat Komitmen Kementerian Sosial Matheus Djoko Santoso.

Effendi mengatakan bahwa dalam seminar itu, dia sempat menyinggung soal dewa-dewa penerima dana bansos.

“Jangan dimakan semua oleh dewa-dewa,” kata pria yang lahir di Padang, Sumatera Barat ini.

BACA  Erick Thohir dan Anindya Bakrie Segera Miliki Klub Liga Inggris Oxford United

Effendi tidak menyebutkan secara langsung nama-nama yang dia sebut sebagai dewa-dewa.

Pria berusia 54 tahun ini menegaskan bahwa dia tidak menerima aliran dana dalam kasus yang menjerat mantan Menteri Sosial Juliari Peter Batubara.

“Saya sudah dipanggil dan tadi terbukti saya tidak ada hubungannya dengan CV apalah itu yang disebutkan. Saya juga enggak pernah terima aliran dana,” ujarnya.

BACA  Insentif Tenaga Kesehatan Langsung Masuk Rekening

Effendi juga berharap lembaga antirasuah memeriksa dewa-dewa yang terkait dalam kasus ini.

“Kalau KPK benar-benar mau menegakkan keadilan, yang besar-besar kapan dipanggilnya?” kata Effendi. (mcr9/jpnn/hargo)

 

 

 

*) Artikel ini telah tayang di JPNN.com, dengan judul: “Larangan Mudik 2021 Tidak Berlaku Bagi Kelompok Ini“. Pada edisi Jumat, 26 Maret 2021.

Komentar