Selasa, 5 Juli 2022
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Terkait Pemilu dan Pilpres, Ini Harapan Rusli Habibie

Oleh Berita Hargo , dalam Gorontalo Headline , pada Kamis, 20 September 2018 | 04:00 Tag: , ,
  

Hargo.co.id, GORONTALO – Gubernur Gorontalo, Rusli Habibie meminta agar seluruh pihak untuk mengedepankan etika politik. Jika itu dapat dilakukan, maka Pemilu legislatif dan Pilpres 2019 akan berjalan aman dan kondusif.

Pernyataan ini disampaikan Rusli Habibie ketika menghadiri gelar pasukan yang dilaksanakan oleh Polda Gorontalo di GOR David Toni. Gelar pasukan ini terkait dengan Operasi Mantap Brata Otanaha 2018.

“Kepada pelaksana Pemilu, untuk jangan sampai ada intervensi dari pihak manapun. Kepada seluruh partai politik agar mengutamakan etika-etika dalam berpolitik, jangan saling menghujat,”kata Rusli Habibie pada gelar pasukan yang berlangsung Rabu 19/09/2018).

Upacara tersebut dipimpin langsung oleh Wakapolda Gorontalo, Kombes Pol. Jaya Subriyanto dan diikuti oleh seluruh personel Polda Gorontalo. Gelar pasukan ini pun melibatkan personel TNI yang menjadi mitra Kepolisian dalam hal menciptakan situasi Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) menjelang Pileg dan Pilpres 2019.

Rekayasa pengamanan yang dilakukan personil Polda Gorontalo pada gelar pasukan Operasi Mantap Brata Otanaha 2018. (Foto Istimewa)

Sejatinya seluruh kekuatan personel Polri dilibatkan dalam Operasi Mantap Brata 2018 ini, karena Polri merupakan penanggung jawab Kamtibmas. Pada kegiatan ini, ada juga rekayasa pengamanan sebagai gambaran kepada personil, tindakan yang harus dilakukan pada saat melakukan tugas nanti.

Data yang diperoleh, sedikitnya 1.000 personel akan dilibatkan dalam rangka operasi pengamanan Pemilu Legislatif (Pileg) dan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019.

“Kita sudah siap, kita juga bersinergi dengan instansi yang lain. Karena tanpa dukungan pihak lain, semua pelaksanaan Pileg dan Pilpres tidak bisa berjalan dengan baik,” kata Subriyanto. (tr58/gp/hg)

(Visited 5 times, 1 visits today)

Komentar