Minggu, 18 April 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Terkait Penanganan Sampah, Ini Penegasan Thariq Modanggu

Oleh Alosius M. Budiman , dalam Kab. Gorontalo Utara , pada Minggu, 28 Februari 2021 | 08:05 WITA Tag: ,
  Wakil Bupati Gorontalo Utara, Thariq Modanggu (kanan) menyempatkan berkomunikasi dengan salah satu petugas di TPA Tomilito saat meninjau lokasi tersebut belum lama ini. (Foto: Istimewa)


Hargo.co.id, GORONTALO – Terkait dengan pengelolaan sampah di Gorontalo Utara (Gorut), Dinas Lingkungan Hidup diminta untuk membuat matriks persampahan.  Matriks sampah diperlukan terkait dengan upaya penanganan sampah daerah yang didalamnya memuat berbagai informasi dan data.

Penegasan ini disampaikan Wakil Bupati Gorontalo Utara, Thariq Modanggu diminta tanggapannya tentang pengelolaan sampah. Ditemui di Rumah Dinas, Jumat (26/02/2021), Thariq Modanggu menegaskan jika matriks sampah penting.

“Selain matriks, juga ada beberapa tahapan lainnya yang perlu dilakukan secara berjenjang dalam rangka menangani persoalan sampah sejak dini dan belum menjadi sebuah persoalan yang serius,” kata Thariq Modanggu.

BACA  Makanan Tradisional Digagas Masuk Kurikulum Sekolah

Dijelaskan, dari matriks, kemudian melangkah ke konsultasi publik dan terakhir urung rembug sampah daerah. Dalam matriks yang disusun tersebut, tentu harus ada data terkait dengan siapa saja penghasil sampah di daerah ini, baik itu rumah tangga, perkantoran dan lainnya.

“Dari data ini kita dapat menyusun data asumsi produksi sampah setiap harinya di daerah. Begitu juga data atau informasi terkait dengan berapa jumlah tempat sampah baik yang rumah tangga maupun perkantoran dan lainnya,” jelas Thariq Modanggu.

BACA  UMKM Sulit Dapat Modal, OJK: Itu Hanya Persoalan Komunikasi

Selanjutnya, kata Thariq Modanggu, sampah tersebut akan dipilah berdasarkan. Misalnya, sampah plastik, yang terurai dan lainnya berdasarkan jenisnya, baik rumah tangga atau perkantoran.

“Dari sini kita dapat melihat berapa jumlah rumah tangga yang telah melakukan pemilahan sampah dan juga kantor yang melakukanya,” ujarnya.

Terhadap pengawasan yang dilakukan bagaimana apakah berjenjang atau hanya para petugas. Begitu juga ketersediaan tenaga atau petugas sampah jumlahnya berada dan sebarannya bagaimana.

BACA  DLH Gorontalo Utara Butuh Tenaga Pemilah Limbah B3

“Sampai pada inforamsi jadwal angkutan, jumlah armada. Setelah matriks selesai, tentunya akan meningkat kepada konsultasi publik yang tentu melibatkan berbagai element, tidak hanya pemerintah saja dan selanjutnya sampai kepada urung rembug yang tentunya pelibatannya juga tidak hanya lintas sektoral namun potensi lainnya sampai pada potensi ekonomi,” kunci Thariq Modanggu. (abk/adv/hargo)


Komentar