Senin, 12 April 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Terkait Pengolahan Sampah, Wakil Bupati Tolitoli Kunjungi Pohuwato

Oleh Berita Hargo , dalam Post , pada Jumat, 19 Maret 2021 | 12:05 WITA
  Wakil Bupati Tolitoli, Moh. Besar Bantilan (tengah) saat meninjau TPST Madani Desa Teratai Kecamatan Marisa, Pohuwato Kamis (18/03/2021). (Foto Istimewa/HUMAS)


Hargo.co.id, GORONTALO – Pengolahan sampah di Pohuwato, ternyata menarik perhatian daerah lain. Buktinya, Wakil Bupati Tolitoli, Moh. Besar Bantilan, berkunjung ke Bumi Panua (julukan Pohuwato) untuk melihat langsung seperti apa cara kerja Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Madani, Pohuwato.

Moh. Besar Bantilan mengunjungi Pohuwato pada Kamis (18/03/2021) yang terletak di Desa Teratai, Marisa. Tempat pengolahan daur ulang itu dikunjungi Moh. Besar Bantilan bersama anggota DPRD Tolitoli, yang diterima Kepala Dinas Lingkungan Hidup Pohuwato, Bahari Gobel.

BACA  Sudah Terima Vaksin Dua Kali, Dalam Kondisi Baik, Wagub Positif Covid-19

Bahari Gobel menjelaskan, ada 7 bangunan TPS 3R dan 4 bangunan TPST di Pohuwato. Sebanyak 7 TPS 3R  tersebut beda pengelolaannya, ada pengelolaan khusus kardus-kardus, pengelolaan khusus daur ulang sampah plastik, ada juga khusus kantong kresek seperti TPS 3R yang ada di Duhiadaa.

“Ya, Output-nya beda. Kalau kantong kresek bisa jadi batako dengan paving block. Selain TPS 3R, 4 TPST tersebut rata-rata untuk pengelolaan pupuk kompos. Selain itu ada 9 bank sampah sudah termasuk 1 bank sampah induk. Alhamdulillah sejak 3 tahun terakhir kami sudah dibantu oleh Burung Indonesia. Bahkan sudah menjadi studi tiru dari beberapa kabupaten di Gorontalo,” kata Bahari Gobel.

BACA  Sudah Terima Vaksin Dua Kali, Dalam Kondisi Baik, Wagub Positif Covid-19

Sementara itu, Moh. Besar Bantilan menjelaskan, tujuan kedatangannya ingin mengetahuili tata kelola sampah di Pohuwato. Dimana dirinya telah mendapatkan informasi pengelolaan sampah Pohuwato lebih modern.

BACA  Sudah Terima Vaksin Dua Kali, Dalam Kondisi Baik, Wagub Positif Covid-19

“Pemikiran orang, sampah itu bau dan jorok, ternyata di sini (Pohuwato-red) sampahnya sudah hilang kesan bau dan jorok. Bahkan sudah lebih ke industri bisnis, saya pribadi mengapresiasi ini, saya juga mohon doa semoga hal-hal seperti ini bisa kita terapkan di Tolitoli,” kuncinya. (ayi/adv/hargo)


Komentar