Kamis, 21 Januari 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Terkait Permen Soal Lobster Era Edhy Prabowo, Luhut: Tidak Ada yang Salah

Oleh Tirta Gufrianto , dalam Kabar Nusantara , pada Sabtu, 28 November 2020 | 17:05 WITA Tag: , ,
  Luhut Panjaitan. Foto: Ricardo/JPNN.com


Hargo.co.id, JAKARTA – enteri Kelautan dan Perikanan ad interim Luhut Panjaitan mengatakan, pihaknya sudah melakukan kajian terhadap Peraturan Menteri KP Nomor 12/2020 tentang Pengelolaan Lobster, Kepiting, dan Rajungan.

Dilansir dari JPNN.com, Luhut Panjaitan menyatakan tidak ada yang salah terkait regulasi mengenai benih lobster tersebut.

“Jadi, kalau dari permen (peraturan menteri) yang dibuat tidak ada yang salah. Sudah kita (KKP, red) cek tadi. Semua itu dinikmati (hasilnya) oleh rakyat mengenai program ini. Tidak ada yang salah,” kata Luhut dalam siaran pers di Jakarta, Sabtu (28/11).

Luhut Panjaitan telah menggelar rapat pimpinan (rapim) perdana dengan para pejabat eselon I di lingkup KKP, Jumat (27/11/2020).

Luhut Panjaitan yang juga Menko Kemaritiman dan Investasi itu menyebut memang ada mekanisme ekspor yang dinilai keliru, yakni dalam hal pengangkutan benih bening lobster dari Indonesia ke negara tujuan ekspor.

BACA  KTP Dipinjam Teman, Nama Sarah Beatrice Masuk di Daftar Korban Sriwijaya Air

Untuk itu, tim KKP sedang melakukan evaluasi sembari menghentikan sementara ekspor benih lobster.

“Pak Sekjen dan tim sedang mengevaluasi, nanti minggu depan dilaporkan ke saya. Kalau memang kita (KKP) lihat bagus kita teruskan, karena sekali lagi tadi Pak Sekjen menyampaikan ke saya, itu memberikan manfaat ke nelayan di pesisir selatan,” paparnya.

Sementara mengenai kasus hukum terkait ekspor benih lobster, Menteri Luhut meminta KPK memproses sesuai aturan yang berlaku dan tidak berlebihan.

Pri kelahiran 28 September 1947 itu menilai Edhy Prabowo adalah sosok orang baik.

BACA  Tangani Pasien Covid-19 Lebih Optimal, RSD Wisma Atlet Ubah Pelayanan

“Kita (KKP) menyayangkan peristiwa ini dan saya tahu Pak Edhy sebenarnya orang baik. Dan, saya senang beliau langsung ambil alih tanggung jawab, sebagai seorang kesatria dan itu harus kita hormati,” ujar Menteri Luhut.

Meski ada kasus hukum terkait aturan ekspor benih lobster, Luhut Panjaitan meminta jajarannya di KKP tetap fokus bekerja dan melayani masyarakat.

Sebelumnya, Koalisi Rakyat untuk Keadilan Perikanan (Kiara) mengatakan izin terkait ekspor benih lobster telah bermasalah sejak awal sehingga KPK dinilai juga perlu mengusut perusahaan lain yang menjadi penerima izin ekspor benih lobster.

“Pemberian izin ekspor benih lobster sangat-sangat bermasalah sejak dari awal, khususnya ketiadaan transparansi dan akuntabilitas,” kata Sekretaris Jenderal Kiara Susan Herawati.

BACA  Pemda Bisa Jatuhkan Sanksi Bagi Masyarakat yang Menolak Vaksinasi Covid-19

Susan mengingatkan bahwa Ombudsman Republik Indonesia (ORI) pernah mengingatkan dalam kebijakan pemberian izin ekspor lobster ini terdapat banyak potensi kecurangan.

Bahkan, lanjutnya, ORI menyebut bahwa izin ekspor benih lobster itu bertentangan dengan konstitusi. “Sayangnya, Edhy Prabowo tidak mendengarkan penilaian tersebut,” ungkapnya.

Lebih jauh, Susan mendesak KPK untuk melakukan penyelidikan dan pengusutan lebih dalam kepada sejumlah perusahaan yang telah melakukan ekspor benih lobster berdasarkan izin yang telah diberikan oleh Edhy Prabowo.(antara/jpnn/hg)

 

 

 

*) Artikel ini telah tayang di JPNN.com, dengan judul: “Luhut Panjaitan: Tidak Ada yang Salah“. Pada edisi Sabtu, 28 November 2020.

Komentar