Rabu, 1 April 2020
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Terkait Polemik Ojek Online, Rachmat Gobel Akan Panggil Nurhayati Manoarfa

Oleh Mufakris Goma , dalam Kabar Nusantara Senayan , pada Sabtu, 29 Februari 2020 Tag: ,
  Wakil Ketua DPR Rachmat Gobel dan Sufmi Dasco Ahmad menemui driver ojek online yang melakukan demonstrasi di depan gedung dewan, di Senayan, Jakarta, Jumat (28/2). Foto: M Fathra Nazrul Islam/JPNN.com


Hargo.co.id, JAKARTA – Ribuan massa driver ojek online (ojol) yang menggelar aksi demonstrasi di depan Gedung DPR, Jakarta, mengaku marah setelah membaca pernyataan Wakil Ketua Komisi V Nurhayati Manoarfa yang diberitakan di media.

Nurhayati dalam salah satu pernyataannya menyebut mayoritas fraksi di DPR tidak setuju kendaraan roda dua dijadikan angkutan umum.

Hal ini bertolak belakang dengan keinginan pengemudi daring yang ingin diakui di dalam Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang LLAJ yang akan direvisi.

Nah, Rachmat Gobel berjanji akan segera memanggil Nurhayati terkait hal itu.

“Ada statemen yang membuat binggung (Ojol). Saya akan panggil anggota DPR yang buat keresahan. Saya akan bicara dengan dia (Nurhayati Monoarfa. red),” ucapnya.

Di hadapan para demonstran, mantan Menteri Perdagangan itu menyampaikan terima kasih kepada para pengemudi ojek daring yang ikut berkontribusi bagi perekonomian nasional.

“Saya menyampaikan terima kasih karena kawan-kawan ikut menmbantu perekonomian nasional. Karena bapak ibu dapat memberikan kemudahan bagi masyarakat. Kami tahu kerja keras kalian, saya ingin berterima kasih kepada kalian semua,” ucapnya.

Gobel juga meyakinkan para demonstran bahwa pemerintah tidak akan membuat rakyatnya susah.

Oleh karena itu, dia setuju dengan pernyataan Wakil Ketua DPRD Sufmi Dasco Ahmad bahwa DPR akan bentuk tim kecil untuk menampung aspirasi para driver Ojol, sebagai masukan revisi UU LLAJ. (fat/jpnn)

*Berita ini juga terbit di jpnn.com edisi jumat 28 februari 2020