Bupati Pohuwato, Syarif Mbuinga melaranga warga untuk tidak melakukan konvoi. (Foto: Istimewa)

Terkait Protokol Kesehatan, Bupati Pohuwato Larang Warga Konvoi

Gorontalo Kab. Pohuwato

Hargo.co.id, GORONTALO – Bupati Kabupaten Pohuwato, Syarif Mbuinga berharap masyarakat tidak melakukan konvoi usai dilaksanakannya penghitungan suara pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) yang di gelar di daerah itu.

Keputusan tersebut diambil berdasarkan kesepakatan bersama antara Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda)

banner 728x485

“Kami dari Forkopimda telah mengambil satu keputusan dan kesepakatan bahwa seusai penghitungan suara kami mengajak, menghimbau dan menegaskan kepada masyarakat Pohuwato untuk tidak melakukan konvoi, apapun hasil dari perhitungan suara tersebut,” kata Syarif Mbuinga saat konferensi pers di rumah dinas bupati, Rabu (09/12/2020).

Pelarangan tersebut, dimaksudkan agar pelaksanaan pilkada kali ini tetap berlangsung sesuai dengan ketentuan Protokol Kesehatan Covid-19, yakni untuk menghindari terjadinya kerumunan masyarakat.

“Forkopimda mengajak untuk tidak ada konvoi karena permasalahan yang juga paling prinsip juga adalah permasalahan covid 19 yang tetap menjadi ancaman terhadap keamanan dan keselamatan rakyat Pohuwato,” kata Syarif Mbuinga.

Katanya, penerapan Protokol Kesehatan tersebut sangat penting untuk diterapkan agar tidak memunculkan klaster baru penyebaran covid-19 usai pelaksanaan pilkada.

“Kami berharap masyarakat dapat mematuhi himbauan pemerintah ini, untuk menjaga agar jangan sampai pelaksanaan pilkada ini akan menyebabkan klaster baru penyebaran Covid-19,” tegasnya.(kro/hg)

#IngatPesanIbu

Memakai masker

Menjaga jarak & menghindari kerumunan

Mencuci tangan dengan sabun