Minggu, 9 Agustus 2020
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Terkait Protokol Kesehatan di Pasar, Gubernur Tagih Komitmen Kepala Daerah

Oleh Rendi Wardani Fathan , dalam Advertorial Gorontalo Headline , pada Senin, 6 Juli 2020 | 13:37 WITA Tag: ,
  Gubernur Gorontalo Rusli Habibie (Topi Hitam) ketika memberikan masker kepada salah satu pedagang di pasar Moodu, Senin (6/7/2020). (Foto : Istimewa)


Hargo.co.id, GORONTALO – Gubernur Gorontalo Rusli Habibie kembali meninjau penerapan protokol kesehatan di pasar tradisional. Setelah sebelumnya di salah satu pasar di Kecamatan Kabila, kali ini giliran pasar Moodu, Kecamatan Kota Timur, Kota Gorontalo, Senin (6/7/2020).

Dari hasil peninjauan itu, didapati pedagang maupun pembeli tidak menggunakan masker dan tidak mengindahkan physical distancing.

“Dari hasil pantauan, saya dapatkan belum bisa menerapkan protokol kesehatan. Tidak jaga jarak, baik penjual dan pembeli banyak yang tidak menggunakan masker. Saya akan mengimbau lagi kepada bupati dan wali kota untuk proaktif turun dan mengingatkan masyarakat,” ucap Rusli.

BACA  Sebanyak 2.010 Sertifikat Tanah Gratis Dibagikan Bupati Gorontalo

Dirinya meminta bahaya virus corona tidak diabaikan dimasa penerapan tatanan normal baru. Bupati dan wali kota diingatkan tentang komitmen bersama untuk menerapkan protokol kesehatan di sejumlah fasilitas publik.

BACA  Offroad Sambil Berbagi, Cara Gubernur Manfaatkan Weekend

“Pak wali kota contohnya, menyampaikan ke kita menerapkan protokol kesehatan di pasar, sampai saat ini saya lihat belum ada. Begitu juga di tempat yang lain. Saya minta komitmen dan kebersamaan kita memberantas covid-19 ini diseriusi,” tegasnya.

Kesadaran masyarakat akan bahaya Covid-19 ini sangat dibutuhkan. Namun, pemerintah juga harus mengawasinya. Misalnya menjaga titik-titik keramaian dengan menempatkan petugas Satpol-PP dan Dinas Perhubungan.

BACA  Longsor, Jalan di Bone Pesisir Sementara Ditutup

“Terutama kota ini, hampir semua kecamatannya zona merah. Terutama Kecamatan Kota Timur ini, kemarin ada lagi yang meninggal. Jadi kita harus prihatin, sungguh-sungguh dan serius. Lebih bagus lagi mereka turun dan mensosialisasikan kepada masyarakat. Saya minta tolong,” sambungnya.

Pada kesempatan itu, Gubernur Rusli yang ditemani istri Idah Syahidah ikut membagikan masker. Pedagang dan penjual yang lalai diminta untuk menggunakan masker.(adv/rwf/hg)


Komentar