Jumat, 22 Januari 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Terkait Protokol Kesehatan, Tim Gabungan Datangi Sejumlah Mini Market

Oleh Berita Hargo , dalam Gorontalo , pada Sabtu, 12 Desember 2020 | 23:05 WITA Tag: ,
  Tim Gabungan saat mendatangi salah satu mini market guna mamastikan jika protokol kesehatan diterapkan. (Foto Istimewa)


Hargo.co.id, GORONTALO – Guna memastikan bahwa protokol kesehatan benar-benar diterapkan, Tim Gabungan Operasi Yustisi di Kota Gorontalo mendatangi 14 mini market. Tim gabungan tersebut terdiri dari Satpol PP, Kodim, Polres Kota Gorontalo, Dinas Perhubungan (Dishub), dan Polisi Militer.

Dalam operasi gabungan tersebut, terbagi atas dua tim. Tim pertama yang melakukan mobile di Kecamatan Sipatana dan Tim Kedua Kecamatan Kota Utara.

Menurut Kepala Seksi (Kasie) Pembinaan dan Pemberdayaan SDM Satpol PP Kota Gorontalo, Jatrian Banuna, bahwa rata-rata tempat usaha tersebut belum menerapkan protokol kesehatan sebagaimana mestinya baik bagi pengunjung maupun tempat itu sendiri.

BACA  Kasus Covid-19 Meningkat, DPR: Kaji Ulang Rencana Belajar Tatap Muka

“Seperti tempat cuci tangan. Tempat cucinya ada tapi airnya tidak ada, bahkan ada airnya yang tidak diganti-ganti,” katanya Sabtu (12/12/2020).

Tidak hanya itu tambahnya, saat di lapangan juga rata-rata ditemukan belum menyediakan thermogan atau alat pengukur suhu tubuh.

BACA  Tak Ada Acara Malam Tahun Baru di Pohuwato

“Juga tidak adanya spanduk untuk imbauan menaati protokol kesehatan. Memang rata-rata seperti itu,” ucapnya.

Dengan adanya kegiatan operasi yang dilakukan tersebut kata dia, diharapkan tempat usaha itu bisa menerapkan protokol kesehatan.

“Semoga ada motivasi dan memperbaiki segala kekurangan yang kita jelaskan saat di lapangan. Yang tidak ada segera diadakan,” kata dia.

Kata dia, Operasi penerapan protokol kesehatan tersebut juga diberlakukan sanksi secara bertahap bagi para pelaku usaha yang tidak menerapkan protokol kesehatan.

BACA  Unsur Tiga Pilar di Dungingi Gencar Gelar Razia Protokol Kesehatan

“Kita berikan sanksi tertulis, jika tetap tidak mengindahkan bisa sampai dilakukan penutupan sementara bahkan hingga pencabutan izin usaha,” jelasnya.

“Cuma harapannya Pak Wali Kota itu jangan sampai ada pencabutan izin usaha, tapi mau tidak mau kalau tidak mengindahkan kita tutup dan cabut izin usahanya,” pungkasnya. (kro/hg)


Komentar