Jumat, 25 September 2020
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Terkait Ranperda Pajak, Muncul Usulan Batasan Standar Pendapatan Diturunkan

Oleh Alosius M. Budiman , dalam Advertorial Kab. Gorontalo Utara Legislatif , pada Jumat, 21 Februari 2020 | 22:05 WITA Tag:
  Pansus I DPRD Gorut yang dipimpin Ketua Matran Lasunte saat melakukan pembahasan bersama dengan OPD teknis terkait yang mengusulkan ranperda, Kamis (20/02/202).


Hargo.co.id, GORONTALO – Pendapatan rumah makan di Gorontalo Utara (Gorut) yang di bahwa Rp 3 juta diusul agar bebas dari pajak. Itu muncul pada pembahasan Ranperda tentang Pajak Daerah oleh Panitia Khusus (Pansus) I, DPRD Gorut.

Kepada hargo.co.id, Ketua Pansus I, Matran Lasunte menjelaskan bahwa apa yang dilakukan kini masih dalam tahap kajian lebih lanjut. Pansus I membahas Ranperda bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait di ruang sidang DPRD Gorut.

BACA  DPRD Gorontalo Utara Ingatkan Soal Serapan Anggaran

“Tentu tujuan Ranperda tersebut untuk memaksimalkan Pajak Daerah, sehingga setiap potensi pajak yang ada dapat dimaksimalkan,” ungkapnya.

Matran Lasunte menambahkan, sebagaimana penjelasan yang diberikan oleh pihak dinas, dalam penetapan atau untuk mengetahui berapa pendapatan sebenarnya rumah makan dalam sebulan itu tidak ada yang dapat mengetahui dengan pasti. “

BACA  Lakukan Sensus Penduduk, BPS Diminta Terapkan Protokol Kesehatan

“Setelah dilakukan survey, rata-rata pemilik rumah makan tidak memberikan data pasti dan itu kenyataan yang ditemui di lapangan,” tegasnya.

BACA  Pembangunan Jalan di Ponelo Kepulauan Gagal, Dua Aleg Protes

Berdasarkan itu, muncullah usulan penetapan pertama yang dilakukan hingga saat ini yakni Rp 4,5 juta diturunkan menjadi Rp 3 juta.

“Namun itu barulah usulan, dan kita akan lihat bagaimana perkembangan pembahasan ke depan, termasuk juga sarang walet yang tengah dibahas regulasinya,” pungkasnya. (abk/adv/hg)


Komentar