Kamis, 26 November 2020
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Terkait Rapid Test, Ini Rekomendasi WHO

Oleh Berita Hargo , dalam Gorontalo , pada Minggu, 8 November 2020 | 18:05 WITA Tag: , , , ,
  Dr. Johanes Lasimpala, Sp.PD


Hargo.co.id, GORONTALO – Ada yang menarik dari perkembangan Covid-19. Yakni, World Health Organization (WHO yakni tak lagi merekomendasikan rapid test sebagai diagnosa Covid-19. Rekomendasi itu kemudian disadur Kementerian Kesehatan RI, yang tertuang dalam panduan revisi V.

BACA  Pembangunan Terhambat, Gubernur Gorontalo Temui Kepala BKPM

Ini juga turut dibenarkan oleh dr. Johanes Lasimpala Sp.PD. Menurutnya, ada revisi V, tentang alat rapid test tidak lagi digunakan untuk mendiagnosa Covid-19.

“Semua jelas pada panduan lima. Dan itu sudah disadur oleh Kemenkes RI,” katanya.

BACA  Sebanyak 25 Orang Pengguna Jalan Langgar Perda Protokol Kesehatan

Metoda yang sekarang digunakan hanya PCR. Sebab tingkat keakuratan rapid test masih perlu dikhawatirkan.

“Jadi reaktif dan non reaktif tidak bisa menjadikan acuan seseorang mendapat pelayanan Covid-19 atau tidak dan dialihkan statusnya,” ucapnya.

BACA  Sebanyak 5.600 Mahasiswa Ikut KKN Tematik Covid-19

Itu kata Johanes, berdasarkan penelitian yang dilakukan WHO, bahwasa sensitivitasnya rendah walaupun spesifikasinya tinggi. (***)

#IngatPesanIbu

Memakai masker

Menjaga jarak & menghindari kerumunan

Mencuci tangan dengan sabun


Komentar