Senin, 25 Januari 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Terkait Serapan Anggaran, Gubernur Gorontalo Kumpul Pimpinan OPD

Oleh Berita Hargo , dalam Advertorial Gorontalo , pada Jumat, 11 Desember 2020 | 02:05 WITA Tag: , ,
  Gubernur Gorontalo Rusli Habibie didampingi Wagub Idris Rahim dan Sekretaris Daerah, Darda Daraba saat memimpin rapat pimpinan OPD di Aula Rujab Gubernur, Kamis (10/12/2020). (Foto Istimewa/HUMAS)


Hargo.co.id, GORONTALO – Gubernur Gorontalo Rusli Habibie mengingatkan kepada pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk memaksimalkan laporan pertanggungjawaban keuangan di penghujung tahun anggaran 2020. Ia menyebut realisasi anggaran dan realisasi fisik yang tinggi belum cukup jika tidak diimbangi dengan laporan keuangan yang baik dan benar.

“Bagi OPD yang mencapai target bahkan melebihi target saya ucapkan terima kasih, tetapi saya ingatkan harus berhati-hati. Dalam arti jangan hanya mencapai target realisasi keuangan tapi laporannya tertinggal. Administrasinya harus rapih,” pesan Rusli saat memimpin rapat pimpinan OPD di Aula Rujab Gubernur, Kamis (10/12/2020).

BACA  Wagub Gorontalo Minta Kadis Kesehatan Segera Persiapkan Sarana Vaksinasi Civid-19

Laporan Biro Pembangunan dan Pengendalian Ekonomi (P2E) menyebut realisasi keuangan Pemprov Gorontalo hingga akhir November 2020 sebesar 79,01 persen sementara realisasi fisik sebesar 88,21 persen. Jika tidak dihitung dengan dana Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) maka realisasinya lebih baik dengan rincian realisasi keuangan 82,20 persen dan realisasi fisik 91,42 persen.

Khusus untuk pemanfaatan dana PEN yang baru dicairkan akhir bulan November, Gubernur Rusli mengingatkan untuk memanfaatkan sebanyak mungkin warga di sekitar lokasi pembangunan. Dana PEN dikhususkan untuk infrastruktur padat karya yang diharapkan bisa menggerakkan ekonomi warga sekitar.

BACA  Polisi Amankan 52 Remaja Saat Rayakan Pergantian Tahun di Bukit Peapata

“Misalnya pembangunan saluran air, harus sebanyak mungkin melibatkan petani atau warga di situ. Jangan pekerjaan di Bone Bolango, tukangnya diambil dari Bongomeme misalnya,” pintanya.

Hal senada disampaikan Wagub Idris Rahim. Menurutnya, kondisi laporan keuangan dan realisasi fisik harus sesuai dengan kondisi di lapangan. Kualitas pekerjaan harus diperhatikan untuk menjamin pekerjaan berjalan maksimal.

BACA  Pastikan Berjalan Lancar, Gubernur Gorontalo Cek Kesiapan Vaksinasi

“Jadi kalau ada masalah, segera ditanggapi dan diselesaikan di lapangan maupun administrasinya. Kunci kesuksesan itu koordinasi dan sinergitas. Jika kita rajin koordinasi dan sinergitas dengan instansi lainnya insyaallah bisa selesai,” tuturnya.

Pada rapat tersebut, Gubernur Rusli mengusulkan agar Inspektorat selaku Aparat Pengawas Intern Pemerintah (APIP) turun mengevaluasi di lapangan hingga proses serah terima barang atau PHO/FHO (provisional hand over/final hand over). (rilis/hg)


Komentar