Selasa, 13 April 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Terlibat Kasus Narkoba, Oknum Polisi Ini Dipecat dan Pidana 9 Tahun

Oleh Berita Hargo , dalam Metropolis , pada Kamis, 18 Maret 2021 | 22:05 WITA Tag: ,
  Anggota kepolisian memegang foto Bripka Saifuddin Salomon yang tak bisa hadir dalam upacara PTDH) in Absentia yang digelar di lapangan Pesat Polres Gorontalo, Kami (17/03/2021). (Foto: Istimewa)


Hargo.co.id, GORONTALO – Seorang Anggota Kepolisian Resort (Polres) Gorontalo, Bripka Saifuddin Salomon diberhentikan dengan tidak terhormat karena terlibat kasus Narkoba. Sebelum di pecat, Bripka Saifuddin Salomon terlibat dua kali kasus Narkoba.

Kapolres Gorontalo, AKBP Ade Permana, SIK menjelaskan, Pada Kasus pertama, Bripka Saifuddin Salomon diketahui sebagai pengedar narkoba jenis sabu. Ia pun sudah menjalani hukuman pertamanya tersebut. Namun seakan tak jera, Bripka Saifuddin Salomon kembali mengulangi kasus serupa.

Kali ini, kata AKBP Ade Permana, SIK, Setelah melalui berbagai pertimbangan maupun melalui tahapan persidangan, Bripka Saifuddin Salomon diputuskan untuk dilakukan Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH).

BACA  Jelang Sahur Perdana, Harga Ayam Melonjak di Limboto, Peminat Justru Kurang 

“Yang bersangkutan sudah dua kali terlibat tindak pidana narkotika. Jadi kita ajukan berbagai pertimbangan dan melalui tahapan persidangan, Sehingga kita ajukan memutuskan kepada bersangkutan untuk di PTDH,” tegas AKBP Ade Permana, SIK. Kamis (17/3/2021).

AKBP Ade Permana, SIK mengungkapkan, Pihaknya telah berkomitmen untuk menindak tegas anggota kepolisian yang terlibat kasus narkoba. Jika kedapatan, kata AKBP Ade Permana, SIK, maka akan dipecat dan dipidanakan.

“Mempertimbangkan komitmen pimpinan bahwa ada anggota yang terlibat dalam kasus narkotika, jadi harus dilakukan PTDH dan bersangkutan harus menjalani masa tahanan selama sembilan tahun,” tegas AKBP Ade Permana, SIK.

BACA  Personel Polsek KPG Gagalkan Penyelundupan Cap Tikus Lewat Jalur Laut

Bripka Saifuddin Salomon bukan satu satunya polisi yang dipecat karena terlibat kasus Narkoba. Pekan kemarin, Kapolda Gorontalo, Irjen Pol Akhmad Wiyagus menerbitkan surat bernomor KEP/35/III/2021 tentang PTDH kepada empat anggota kepolisian. Bripka Saifuddin Salomon salah satunya.

Pemberhentian Bripka Saifuddin Salomon dilakukan dengan menggelar upacara PTDH) in Absentia oleh jajaran Polres Gorontalo di lapangan Pesat Polres Gorontalo, Kami (17/3/2021).

Bripka Saifuddin Salomon tidak hadir dalam upacara tersebut. Polisi yang memiliki nomor registrasi pusat (NRP) 83050676 itu di wakili dengan foto dirinya. Saat ini, Saifuddin masih menjalani kurungan di Lapas Kota Gorontalo.

BACA  Polres Gorontalo Amankan Tiga Orang Terduga Terkait Narkoba

AKBP Ade Permana, SIK menjelaskan, Upacara pemberhentian Bripka Saifuddin Salomon dilakukan dengan menerapkan Protokoll Kesehatan Covid19. Hal itu sesuai instruksi Kapolda Gorontalo, Irjen Akhmad Wiyagus.

“Upacara In Absentia ini dilakukan, karena yang bersangkutan tidak hadir dan diwakili dengan foto yang bersangkutan. Hal ini sesuai arahan pimpinan bahwa harus mematuhi protokol kesehatan,” ungkap AKBP Ade Permana, SIK usai pacara tersebut.(hiu/hargo)


Komentar