Rabu, 1 Desember 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Ternak Sapi Asal Ternate Rusak Pasar ?

Oleh Berita Hargo , dalam Gorontalo , pada Rabu, 7 September 2016 | 15:19 PM Tag: ,
  

Hargo.co.id GORONTALO – Pasar ternak sapi Gorontalo di musim lebaran haji tahun ini bakal terganggu. Itu menyusul masuknya ternak asal Ternate, Maluku Utara, yang diangkut dengan kapal ke Bitung, Sulawesi Utara (Sulut), sebelum kemudian diangkut dengan mobil truk ke Gorontalo. Pasokannya dilakukan sekitar dua minggu belakangan ini.

Boby, pengusaha dan blante Sapi di Limboto mengatakan, masuknya ternak sapi asal Ternate itu merusak pasar ternak daerah. Mereka sengaja memasok ternaknya ke Gorontalo membidik pasar ternak kurban yang dinilai lebih dominan dan menguntungkan daripada di wilayah Sulut ini. “Di sini ternaknya ditumpuk di Kelurahan Hunggaluwa, Limboto.

Minggu kemarin ada sekitar dua truk yang diturunkan, setelah dibawa dari Bitung, Sulut,” kata Boby, di Limboto, Selasa (6/9).

Masih kata Boby, ternak asal Ternate harganya jauh lebih murah dibanding ternak lokal Gorontalo. Harganya berkisar kurang dari Rp 11 Juta per ekor. Akibatnya, banyak para pembeli hewan kurban yang beralih membeli ternak ke mereka.

“Memang jumlah pasokannya tidak signifikan, laporan ke kita hanya ada sekitar 50 ekor untuk Limboto ini. Hanya saja, masuknya ternak asal Ternate ini jelas merusak pasar ternak lokal.

Tentu sebagai pengusaha, kita dirugikan,” tandas Boby. Ia pun berharap, ada pengawasan pemerintah dalam hal ini dinas teknis untuk memastikan ternak yang masuk ke daerah ini sesuai prosedur dan standar keamanan, terutama dari segi kesehatan.(dix/hargo)

(Visited 3 times, 1 visits today)

Komentar