Rabu, 16 September 2020
Dari Gorontalo untuk Indonesia



‘Terobos’ Dusun Terpencil, Dokter Tonny Terus Layani Warga

Oleh Deice Pomalingo , dalam Kab. Gorontalo , pada Selasa, 5 November 2019 | 14:05 WITA
  


Hargo.co.id, GORONTALO – Hal yang menjadi langka saat ini, yakni pelayanan kesehatan oleh dokter spesialis hingga menjangkau sampai ke dusun terpencil. Itulah yang dijadikan alasan  dr. A.R Mohammad, SpPD. FINASIM ingin melayani masyarakat di desa terpencil.

Pria yang akrab disapa Dokter Tonny ini, melayani ‘menerobos’ dusun terpencil yang  jauh dari pusat layanan kesehatan, telah berlangsung sejak 8 tahun lalu melalui program BERSUA ( Berbagi Sehat Untuk Semua). Layanan kepada warga ini dilakukan secara cuma-cuma atau lebih dikenal dengan istilah pelayanan kesehatan gratis.

BACA  Gemilang, Nelson Pomalingo Catat 53 Penghargaan

Ditemui ketika sedang melayani pasien, mantan Ketua IDI Provinsi Gorontalo ini, mengungkap motivasinya yakni  ingin berbagi ilmu, pengetahuan dan rezeki titipan Allah kepada sesama yang sangat membutuhkan, seperti warga desa terpencil.

“BERSUA terdiri dari 2 jenis kegiatan, pertama pelayanan kesehatan langsung di desa terpencil dan kedua konsultasi kesehatan setiap Sabtu di Radio Poliyama,” kata Dokter Tonny.

BACA  Capaian Program 'Bangga Kencana' Dievaluasi

Lanjut kata mantan Direktur RSU Dunda ini, kegiatan semacam ini sudah diinisiasi melalui kegiatan pelayanan dokter spesialis terpadu pada pemerintahan bupati David Bobihoe melalui Program Government Mobile (GM) beberapa tahun yang lalu.

Baru-baru ini, yakni pada Ahad (03/11/2019) menggelar pengobatan gratis terhadap masyarakat di Dusun Puncak, Desa Molas, Kecamatan Bongomeme, Kabupaten Gorontalo. Kegiatan itu juga melibatkan generasi muda setempat yang diawali dengan penyerahan 100 kartu berobat gratis Lansia di Klinik Utama Mirah Sehati.

BACA  Raup 22 Suara, Herman Walangadi Melenggang ke Kursi Wabup Gorontalo

“Kegiatan kali ini, berhasil melayani 113 pasien yang didominasi Lansia, donor darah, dan mendeteksi 10 pasien yang harus dirujuk melalui Puskesmas ke RSU Dunda untuk perawatan lebih lanjut,” kuncinya. (wie/hg)


Komentar