Jumat, 23 Oktober 2020
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Tersangka Pembunuhan Istri Diancam Hukuman Seumur Hidup

Oleh Zulkifli Tampolo , dalam Headline Metropolis , pada Jumat, 4 Oktober 2019 | 09:40 WITA Tag: , , , , , , , ,
  Kapolres Gorontalo Kota, AKBP Robin Lumban Raja,SIK,M.Si saat memberikan keterangan pers terkait dengan kasus dugaan pembunuhan berencana yang terjadi di jalan Brigjen Piola Isa, Kelurahan Dulomo Selatan, Kecamatan Kota Utara, Kota Gorontalo, pada Rabu (02/10/2019). (F. Zulkifli Tampolo/ Hargo.co.id)


Hargo.co.id, GORONTALO – Kasus pembunuhan suami terhadap istri, hingga kini terus berproses. Bahkan dari hasil pemeriksaan sementara yang dilakukan oleh penyidik Polres Gorontalo Kota, tersangka OT alias Oyong (32), warga Kecamatan Suwawa Selatan, Kabupaten Bone Bolango, diancam dengan Pasal 340 KUHP dengan ancaman hukuman seumur hidup.

Kapolres Gorontalo Kota, AKBP Robin Lumban Raja,SIK,M.Si menjelaskan, dari hasil pemeriksaan mendalam, tersangka memang sudah membawa dua buah senjata tajam jenis pisau badik dan samurai dari rumahnya, yang digunakan untuk menganiaya korban Rosita Hulalata (25), dimana ada tiga luka akibat penganiayaan berat tersebut.

BACA  Diduga Bawa Narkoba, Pria di Kota Gorontalo Diringkus Polisi
Video

“Ada luka tusuk pada bagian bahu sebelah kanan yang diduga dikarenakan pisau badik dan luka bacok pada lengan kiri serta luka dibagian belakang kepala, yang diduga dikarenakan samurai,” terangnya.

Lanjut kata Alumnus Akpol 1998 ini, motiv dari kasus ini yaitu sakit hati, dimana tersangka telah meminta korban untuk tidak lagi bekerja di Salon Santi. Ini dikarenakan, tersangka menganggap bahwa korban tidak hanya bekerja untuk memotong rambut, akan tetapi korban turut melakukan pekerjaan lainnya, di luar dari pekerjaan salon pada umumnya. Namun pada kenyataannya, tersangka mendapati korban berada di salon, sehingga hal tersebut yang membuat tersangka kecewa, karena penyampaiannya tidak diindahkan oleh korban.

“Korban hanya sendirian dan sedang berada di dalam salah satu kamar di Salon Santi. Pada saat tersangka tiba di dalam kamar, keduanya sempat berselisih dan pada saat itulah tersangka, menganiaya istrinya dengan dua senjata tajam (Sajam) yang telah dibawa oleh tersangka sejak awal,” ungkap mantan Kapolres Bone Bolango ini.

Atas kejadian itu, kata mantan Kasubdit IV Dit Intelkam Polda Gorontalo ini, tersangka dijerat dengan Pasal 340 KUHP atas pembunuhan berencana, subsider Pasal 338 ayat 1 KUHP, dengan ancaman hukuman seumur hidup.

“Hingga saat ini perkara tersebut masih dalam proses penyelidikan mendalam oleh Unit Tipiter, Satuan Reskrim Polres Gorontalo Kota,” pungkasnya. (kif/hg)


Komentar