Kamis, 29 Oktober 2020
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Terseret Arus, Bocah 2 Tahun Tewas

Oleh Berita Hargo , dalam Metropolis , pada Rabu, 10 Agustus 2016 | 12:19 WITA Tag:
  


Hargo.co.id GORONTALO – Pasangan suami isteri Uton Haron dan Sartin Husain warga Desa Bandung Rejo Kecamatan Boliyohuto Kabupaten Gorontalo, dengan berat hati harus merelakan buah hatinya yang baru berusia dua tahun, akibat terjatuh ke dalam saluran air tak jauh di rumah mereka. Sebut saja Adjan Harun, bocah yang masih mungil ini tewas saat terseret arus saluran air sungai sejauh 400 meter Senin(8/08).

BACA  Aksi Tolak Omnibus Law di Gorontalo Kembali Berakhir Ricuh

Berdasarkan keterangan kedua orang tuanya, Uton dan Sartin Husain, kejadian itu bermula ketika korban sedang bermain di halaman rumah dan tanpa pengawasan keluarga. Kemudian, sekitar pukul 15.30 wita, orang tua korban mendapat informasi bahwa anaknya telah ditemukan terbawa arus air saluran. Saat itu juga kedua orang tua dan warga setempat menuju lokasi dan mengevakuasi korban.

BACA  Tak Terima Hasil Pleno, Pendukung Nelson-Hendra Kepung Bawaslu

Sekira pukul 16.30 wita, korban dibawa ke Puskesmas Mootilango dengan kondisi sudah meninggal dunia. Dari hasil pemeriksaan terhadap para saksi, korban meninggal dunia akibat terbawa arus saluran air persawahan (drainase) yang berada di depan rumah korban di Dusun IV Makar Jaya, Desa Bandung Rejo. Dugaan sementara, korban tewas akibat terlalu banyak meminum air dan kehabisan nafas.

BACA  Hujan Disertai Angin Terjang Asparaga, Dua Unit Rumah Roboh

Kabid Humas Polda Gorontalo AKBP Bagus Santoso saat di konfirmasi mengatakan, saat ini Kepolisian Sektor Boliyohuto Resor Gorontalo, melakukan penyelidikan terkait meninggalnya seorang bayi laki-laki tersebut, Korban terbawa arus sejauh 400 meter,” ujar Bagus dan menambahkan pihak keluarga juga tidak mau anaknya diotopsi, sehingga Polsek membuatkan berita acara penolakan otopsi yang ditandatangani orangtuanya,”tandasnya.(tr-53/hargo)


Komentar