Senin, 6 Desember 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Terungkap, Ini Penyebab Meninggalnya Medi Botutihe

Oleh Berita Hargo , dalam Gorontalo Headline , pada Senin, 19 September 2016 | 18:39 PM Tag: , ,
  

Hargo.co.id GORONTALO – Meninggalnya Dr.(Hc). H. Medi Botutihe tentunya menggemparkan seluruh masyarakat provinsi Gorontalo. Pasalnya Walikota Gorontalo periode 1998-2003 dan 2003-2008 tersebut selama ini dalam kondisi sehat.

Meski ada beberapa keluhan, namun tidak pernah parah. Hal itu diungkapkan putra Medi Botutihe, Sukri Botutihe kepada Gorontalo Post (grup hargo.co.id).

“Jarang (masuk rumah sakit) paling dihitung jari, paling hanya beberapa kali ke rumah sakit, tapi untuk opname itu jarang sekali,”ujar Syukri.

Namun secara medis, dr.Romdon Purwanto, tim dokter RSAS Kota Gorontalo yang menangani Medi Botutihe kepada Gorontalo Post menjelaskan, Medi Botutihe telah mengalami gejala storke saat sebelum masuk rumah sakit.

Begitu dibawa ke rumah sakit, Medi Botutihe dalam keadaan tak sadarkan diri, hal itu diduga karena telah terjadi penyumbatan darah pada syaraf kepala bagian tengah.

“Kondisi sebelum meninggal saat dibawah ke rumah sakit memang sudah tidak sadarkan diri,”kata dr.Romdon.

Ia menyebutkan, pihak rumah sakit sudah melakukan upaya yang maksimal dalam menagani mantan Walikota Gorontalo ini.
Hingga akhirnya Minggu (18/9) sekira pukul 20.40 wita tadi malam Medi dikabarkan meninggal dunia di ruang ICU Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Prof Aloe Saboe, Kota Gorontalo.

Jenazahnya pun sudah dikebumikan siang tadi di tempat pemakaman umum (TPU) yang ada di Kelurahan Yosonegoro, Kabupaten Gorontalo, Senin (20/9) pukul 13.00 wita. (tr-49/nat/hargo)

(Visited 1 times, 1 visits today)

Komentar