Jumat, 26 November 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Thariq Modanggu Prihatin, Terkait Disiplin Aparatur

Oleh Admin Hargo , dalam Kab. Gorontalo Utara , pada Senin, 8 November 2021 | 14:05 PM Tag: ,
  Wakil Bupati Gorontalo Utara, Thariq Modanggu saat memimpin apel di halaman kantor BKPP, Senin (08/11/2021). (Foto: Istimewa)

Hargo.co.id, GORONTALO – Wakil Bupati Gorontalo Utara (Gorut), Thariq Modanggu merasa prihatin dengan tingkat kedisiplinan kerja para pegawai yang ada dilingkungan kerja Pemerintah Daerah (Pemda).  Pasalnya pada Senin (08/11/2021), Thariq Modanggu yang tanpa pemberitahuan mengunjungi kantor-kantor Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk melihat langsung apel kerja yang ternyata dari hasil sidak yang dilakukannya di beberapa kantor, kehadiran pegawai sangat-sangat minim. 

“Seperti di Dinas PMD yang saya temui baru satu orang kepala bidang, begitu juga di BPBD baru 2 orang, untuk dinas pariwisata baru ada 3 orang pegawai dan dinas Perhubungan begitu juga baru 1 orang,” tegasnya.

Melihat hal tersebut, wabup kemudian mengumpulkan para pegawai tersebut mengumpulkan mereka semua untuk mengikuti apel di kantor Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) dan langsung memimpin apel tersebut. 

“Saya menegaskan bahwa satu hal yang menjadi perhatian kita yaitu kaitan dengan kinerja masing masing-masing, bahwa mestinya Kedisiplinan ini harus mulai di bangkitkan kembali, itu satu,” kata Thariq Danggu.

Kemudian hal yang kedua kata Thariq dalam apel tersebut terkait dengan birokrasi yang arahnya harus sesuai dengan apa yang menjadi penegasan pemerintah pusat yaitu Dynamic Birokrasi.

“Jadi birokrasi yang dinamis, birokrasi yang mampu untuk terus berkembang dan tidak statis,” ujarnya.

Terutama dalam hal pelayanan, begitu juga transformasi birokrasi, maksudnya terus berubah dalam melakukan pembenahan oleh karena itu, kesiapan kesiapan dalam memberikan pelayanan itu harus diberikan, seperti untuk memulai hari yang baik, memulai hari bekerja dalam sepekan, jadi harus di tunjukkan dengan semangat. 

“Bukan datang ke kantor nanti pada jam 8. Kondisi kantor baru ada 1-2 orang, ini sangat disayangkan,” tandasnya. (***)

 

Penulis: Alosius M. Budiman

(Visited 6 times, 1 visits today)

Komentar