Tiang Atap Selasar Sekolah SMA Bone Pantai yang Ambruk, Panjangnya 30 Meter

Indonesia 99 Kata
Tiang atap selasar SMA Bone Pantai yang ambruk. (Foto: Apris Nawu/Hargo)
  Tiang atap selasar SMA Bone Pantai yang ambruk. (Foto: Apris Nawu/Hargo)

Hargo.co.id, BONE BOLANGO – Tiang atap selasar gedung sekolah SMA Negeri 1 Bone Pantai yang terletak di Jalan Siswa, Desa Bilunggala Utara, Kecamatan Bone Pantai, Bone Bolango, Provinsi Gorontalo yang ambruk pada Kamis (9/2/2023) panjangnya mencapai 30 Meter.

“Selasar yang roboh itu, dilihat dari volumenya panjangnya 30 meter, berbentuk leter huruf T. Ini juga penghubung antara kelas 10 dan kelas 11,” ujar Abdul Azis selaku Wakil sekretaris (Wakasek) bidang prasarana sekolah SMA Bone Pantai ketika diwawancarai awak media, Senin (13/2/2023).

banner 300x300

Ia mengatakan, tiang penyangga atap selasar gedung sekolah yang roboh tersebut, terbuat dari kayu. Penyebabnya, kata dia, angin kencang yang bertiup di wilayah Bone Pantai.

“Informasi diwilayah kecamatan Bone Pantai, terjadi angin kencang. Dan itu penyebab runtuhnya selasar sekolah,” ungkap Abdul Azis Gue.

Sebelumnya video bangunan selasar sekolah tersebut roboh dan tersebat di media sosial. Pada rekaman video itu menunjukkan seorang siswa perempuan sambil tertawa. “Auto viral ini,” katanya

banner 728x485

Ditempat yang sama, NurAni Usman Kepala Sekolah SMA Bone Pantai mengatakan, pasca kejadian tiang penyangga atap selasar roboh, pihak sekolah langsung menghubungi Dinas terkait.

“Alhamdulillah sudah, sehari kejadian besoknya pihak dari dinas meninjau lokasi kejadian sekolah, datang mengecek dan foto langsung selasar sekolah yang roboh,” tandas Nur Ani.

NurAni Usman menambahkan beruntung, kejadian ini tak menelan korban jiwa. “Tidak ada korban satu pun, saat kejadian selasar sekolah runtuh,” terangnya

Terakhir Nur Ani berharap kedepannya tidak terjadi lagi hal seperti itu dan sekolah yang dipimpinnya dijauhkan dari marabahaya, sehingga sekolah bisa memberikan suasana yang kondusif dalam melaksanakan proses belajar mengajar.

“InsyaAllah, sekolah bisa mendapat perhatian dan bantuan dari pihak pemerintah dalam hal perbaikan akibat gedung selasar sekolah yang roboh,” pungkasnya. (*)

Penulis: Apris Nawu

Bagikan :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *