Kamis, 26 November 2020
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Tiga Bulan Buron, Pelaku Penikaman Diringkus

Oleh Berita Hargo , dalam Metropolis , pada Senin, 13 Maret 2017 | 10:52 WITA Tag: , , , ,
  


GORONTALO – Hargo.co.id Tersangka penganiayaan di Cafe Barracuda, Kota Gorontalo, berinisial MRD (21), akhirnya berhasil diringkus polisi di rumahnya di Desa Ayula, Tapa, Bone Bolango, Jumat (10/3), setelah dinyatakan buron selamatiga bulan.

“Berdasarkan hasil penelusuran anggota reskrim, pelaku diketahui tengah berada di rumahnya, sehingga kami langsung bertindak cepat dan menangkap pelaku.

Saat ditangkap, tersangka tidak melakukan perlawanan yang berarti,” ujar Kapolres Gorontalo Kota, AKBP Yan Budi Jaya melalui Kasat Reskrim Gorontalo Kota, AKP Tumpal Alexander Siallagan, SIK.

BACA  Akibat Arus Pendek, Satu Unit Rumah di Pohuwato Jadi Arang

Hasil pemeriksaan sementara, menurut Tumpal, tersangka telah mengakui yang menganiaya korban saat itu. “Pelaku menebas tangan sebelah kanan sebanyak satu kali dan menusuk paha sebanyak satu kali,” tambahnya.

Sebelumnya, menurut Tumpal, pelaku sendiri merupakan terduga pelaku kasus penganiayaan terhadap Adi bin Slamet Nusa, warga Marisa, Kabupaten Pohuwato. Kronologisnya, sekitar pukul 01.00 Wita (26/12), Adi beserta dua rekannya masing-masing Rudi dan Waston, mendatangi tempat hiburan Cafe Barakuda di jalan Tondano.

BACA  Polisi Gunakan Metode Hunting dalam Operasi Zebra

Mereka hendak merayakan sesuatu dengan berpesta minuman keras (miras). Sekitar dua jam kemudian, muncul sekitar 7 pemuda yang diduga juga sudah dipengaruhi miras. Rudi, salah satu teman Adi, tanpa sebab dipukul oleh salah seorang gerombolan pemuda yang belum dikenal tadi.

Adi pun mencoba membela rekannya. Namun salah seorang dari gerombolan tadi mencabut badik yang panjangnya sekitar 30 cm dan langsung menikam paha Adi sebanyak dua kali. Meski sempat menangkis, tangannya juga terkena tikaman dua kali. Warga Botubarani ini kemudian melarikan diri dan menuju rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan medis.

BACA  Sosok Mayat Ditemukan di Lapangan Taruna

Dari hasil keterangannya mengakui bahwa tidak memiliki masalah dengan para pelaku, “Saya tidak tau alasan kenapa saya punya teman dipukul. Saya marah, tapi saya langsung ditikam di paha,” kata Adi ketika berada di rumah sakit. (tr-45/hg)


Komentar