Senin, 23 Maret 2020
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Tiga Hari Terkatung-katung, Nelayan Asal Bunaken Ditemukan di Perairan Gorut

Oleh Zulkifli Polimengo , dalam Indonesia 99 Kata Metropolis , pada Minggu, 16 Februari 2020 Tag: , ,
  Nelayan asal Bunaken, Rizal Agule ditemukan di perairan Gorut setelah tiga hari terkatung-katung di tengah laut. (Foto Istimewa)

Hargo.co.id, GORONTALO – Seorang nelayan asal Kelurahan Molas, Kecamatan Bunaken, Kota Manado, Sulawesi Utara (Sulut) ditemukan di perairan Gorontalo Utara (Gorut). Nelayan bernama Rizal Agule (38) tersebut, ditemukan setelah tiga hari terkatung-katung di tengah laut bersama rumpon miliknya.

Informasi yang berhasil dihimpun, Rizal Agule ditemukan dalam keadaan sehat pada Jumat (15/02/2020) dan langsung dievakuasi oleh ABK Kapal TB Sempati, yang menggandeng kapal Tongkang bermuatan batu bara dari Kalimantan Utara.

BACA  Dua Hari Kritis, Haris Dukalang Meninggal Dunia

Komandan Pos Angkatan Laut (Danposal) Kwandang Lanal Gorontalo Letda Laut (P) Daud Efendi menerangkan, usai ditemukan oleh ABK Kapal yang menggandeng Kapal Tongkang, Rizal Agule kemudian dievakuasi dan tiba di Posal Pelabuhan Kwandang pada Sabtu (15/02/2020), dengan jarak tempuh sekitar 30 Mil dari Pelabuhan Kwandang.

BACA  Beri Edukasi Guna Cegah Corona, Ini yang Dilakukan Polda Gorontalo

“Dari pengakuan yang bersangkutan, dirinya hanyut dari perairan Manado selama 3 karena rumpon miliknya mengalami putus jangkar. Usai dievakuasi dan tiba di Pelabuhan Kwandang, yang bersangkutan diserahkan ke Posal Kwandang Lanal Gorontalo dan Tim Basarnas Kwandang untuk dilakukan pendataan guna mengetahui kronologis kejadian, guna membantu upaya pengembalian yang bersangkutan untuk kembali ke keluarganya,” terang Letda Laut (P) Daud Efendi.

BACA  Beri Edukasi Guna Cegah Corona, Ini yang Dilakukan Polda Gorontalo

Dan Posal Kwandang Lanal Gorontalo juga menambahkan, Warga Kecamatan Bunaken itu mengaku belum berkomunikasi dengan pihak pemilik rumpon maupun keluarganya sejak dirinya hanyut dari perairan Bunaken, karena yang bersangkutan tidak membawa alat komunikasi. (zul/hg)