Selasa, 24 November 2020
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Tiga Juta Orang Berkeliaran Selama Liburan, Dampaknya Segera Diketahui

Oleh Berita Hargo , dalam Gorontalo , pada Kamis, 5 November 2020 | 04:00 WITA Tag: , ,
  Ketua Bidang Data dan Teknologi Informasi Data Covid-19 Dewi Nur Aisyah


Hargo.co.id, GORONTALO – Selama libur akhir Oktober hingga awal November, Satgas Penanganan Covid-19 memonitor setidaknya 3.028.000 orang melakukan perjalanan selama libur, termasuk di Gorontalo. Terkait data itu, akan terungkap hasilnya mengenai penularan Covid-19 di Indonesia.

Seperti yang dilansir jpnn.com, Ketua Bidang Data dan Teknologi Informasi Data Covid-19 Dewi Nur Aisyah mengatakan, laporan ini diunggah petugas gabungan, yaitu polisi, TNI, hingga sukarelawan duta perubahan perilaku.

BACA  Terkait Penyaluran Vaksin, 120 Orang Tenaga Medis Diberi Bobot

“Total 3.028.000 orang dipantau selama long weekend. Bisa di mal, tempat wisata, restoran, jalan umum,” kata Dewi dalam diskusi Covid-19 Dalam Angka: Protokol Kesehatan di Tempat Wisata di Graha Badan Nasional Penanggulangan Bencana, Jakarta, Rabu (04/11/2020).

BACA  Kembali ke Zona Hijau, Tenaga Kesehatan Diminta Tetap Fokus

Dewi memerinci di tempat wisata sebanyak 1.026.138 orang dipantau selama lima hari. Mereka tersebar di 173.079 titik di 404 kab atau kota di 34 provinsi.

Secara keseluruhan, memang jumlah orang yang ditegur karena tak disiplin menjaga protokol kesehatan meningkat. Namun, Dewi mengatakan, terkait dampak kepada kenaikan kasus masih harus dilihat selama dua pekan ke depan.

BACA  Pemudik Diminta Tes Swab di Puskesmas

“Ternyata di tempat wisata yang ditegur sebesar 72 persen. Artinya personel di lapangan turut mengedukasi masyarakat di tempat wisata untuk patuh dan tidak lupa protokol kesehatan,” tandas dia. (tan/jpnn)

#IngatPesanIbu

Memakai masker

Menjaga jarak & menghindari kerumunan

Mencuci tangan dengan sabun


Komentar