Selasa, 13 April 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Tiga Mega Proyek Ini Jadi PR DAMAI di Boalemo

Oleh Berita Hargo , dalam Gorontalo Headline Post , pada Selasa, 23 Mei 2017 | 12:27 WITA Tag: , , , , ,
  


TILAMUTA Hargo.co.id – Bupati dan Wakil Bupati Boalemo periode 2017-2012 H.Darwis Moridu – Anas Yusuf (DAMAI) resmi memegang pucuk pimpinan Kabupaten Boalemo, setelah dilantik Gubernur Gorontalo Rusli Habibie, di rumah jabatan gubernur, Senin (22/5). DAMAI tak hanya dituntut untuk bisa merealisasikan 14 janji yang menjadi visi-misi pasangan perseorangan ini.

Mereka harus bisa menyelesaikan sedikitnya tiga mega proyek yang sebelumnya telah digagas kepala daerah sebelumnya, Rum Pagau – Lahmudin Hambali (PAHAM). Tiga mega proyek tersebut merupakan proyek prestisius yang selama ini telah mengubah wajah Boalemo namun belum tuntas dikerjakan karena menggunakan sistem anggaran multiyears. Seperti program alihtrase jalan Paguyaman-Tilamuta. Saat ini masih tersisa 5 KM lagi yang berada di ruas jalan Huwongo- Polohungo hingga ruas Tanah Putih-Pangi.

Alihtrase jalan atau pelurusan ruas jalan merupakan program yang digagas pemerintahan Rum Pagau-Lahmudin Hambali, program ini mampu memangkas waktu tempuh dan jarak. Selain program alihtrase ada pula program jalan yang kini belum tuntas, yakni jalan Mananggu – Dulupi. Program ini terhenti gara-gara anggaran pengerjaan proyek mengalami imbas pemotongan dari pemerintah pusat. Selain program jalan, yang masih menjadi PR pembangunan di Boalemo adalah pengembangan pelabuhan tilamuta.

BACA  HUT Ke-75 BSSN, Sandiman Asal Gorontalo Terima Penghargaan

Namun program ini baru sebatas perencanaan. Pemda menggagas kerjasama dengan PT Pelindo IV agar pelabuhan Tilamuta menjadi pelabuhan utama di Gorontalo, selain pelabuan laut di Kota Gorontalo. Jika pengembangan ini direalisasikan, maka pengembangan pelabuhan tilamuta akan menjadi salah satu megaproyek di Boalemo.

Mega proyek lainya adalah renovasi total masjid Agung Baiturrahman Tilamuta. Masjid dengan arsitektur mirip masjid Nabawi ini diklaim telah menghabiskan kurang lebih 12 miliar. Saat ini progresnya diatas 80 persen. DAMAI diharap juga dapat memacu pembangunan masjid kebangaan warga Boalemo ini, bahkan jika bisa maka diselesaikan sebelum Idul Fitri.

Pasangan Darwis Moridu – Anas Yusuf juga memprioritaskan pengembangan kepariwisataan dan maritime dengan membuka destinasi wisata andalan Boalemo. Setelah pulo cinta, yang tak kalah menjanjikan adalah pulau kelelawar. Di-era Bupati Rum Pagau, pulau kelelawar akan dikembangkan sebagai ekoresort dengan kelas menengah kebawah. Resor pulau kelelawar ini diyakini akan mampu menggaet wisatawan domestik.

BACA  Kerja Sama Pengembangan SDM Pemprov Gorontalo Dengan ATMI Solo Diperpanjang

Sementara itu, keberadaan kota terpadu mandiri (KTM) Paguyaman Wonosari (Pawonsari) yang dirintis masa pemerintahan Bupati Alm.Iwan Bokings juga menanti realisasi. KTM membuka kawasan perekonomian baru di Boalemo, sehingga tak ada salahnya Darwis-Anas memperhatikan KTM Pawonsati. “Semua program pembangunan ini akan kami tuntaskan. Namun setelah 14 program prioritas DAMAI terealisasi.

Target kami paling tidak menjelang 5 tahun kepemimpinan semuanya sudah clear,” ucap Bupati Boalemo H. Darwis Moridu. Lanjut Haji Darem sapaan akrab Darwis Moridu, alasan dirinya berkeinginan kuat mengutamakan 14 program semata-mata bentuk komitmen DAMAI bagi rakyat Boalemo. Lagi pula, kebijakan program berbasis gratis itu sudah dijanjikan semasa kampanye Pilkada lalu.

Adapun 14 program tersebut diantaranya, menaikkan TKOD PNS dan tenaga honorer sebanyak 50 persen. Memberikan pinjaman modal usaha petani dan nelayan, menaikkan insentif aparat desa 50 persen. Menaikkan insenftif para imam, pemangku adat, guru TPA, pimpinan Jemaah Umat Kristiani, Hindu, Budha. Menaikkan insentif penyuluh pertanian. Memberikan benih dan pupuk gratis dan membuka akses jalan usaha tani. Gratis SIM pengendara kenderaan bermotor, gratis kursus Bahasa Inggris dan Bahasa Arab, gratis biaya ambulance dan gratis makan bagi 1 orang keluarga pasien di rumah sakit, dan gratis Raskin keluarga kurang mampu.

BACA  Seriusi Penanganan Covid-19, Gubernur Gorontalo Kerja Sama Dengan PT. Pindad

“Meski begitu rakyat Boalemo tak perlu khawatir, kami pun berupaya keras melanjutkan semua program pembangunan pernah dirintis pemerintahan sejak masa kepemimpinan Bapak Bupati Almarhum Iwan Bokings maupun Bupati Rum Pagau,” terangnya.

Lantas bagimana dengan kelanjutan kerja sama investasi mulai dari pengembangan Kakao bersama Negara Jepang serta perusahaan kelapa sawit dibawah naungan PT. Agro Arta Surya? Menyikapi hal tersebut, Bupati Darwis Moridu mengaku masih akan mengkaji terlebih dulu kebijakannya. “Saya akan kaji lebih dulu. Apakah memang itu menguntungkan rakyat atau tidak. Sebab, komitmen kami adalah terciptanya masyarakat sejahtera secara menyeluruh di Kabupaten Boalemo lima tahun kedepan,” tandasnya.(tro/nrt/hargo)


Komentar