Senin, 25 Mei 2020
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Tim Gabungan Sidak Lapas Gorontalo dan Lapas Perempuan

Oleh Zulkifli Tampolo , dalam Metropolis , pada Sabtu, 14 Desember 2019
  


Hargo.co.id, GORONTALO – Jajaran Direktorat Jendral Pemasyarakatan bekerja sama dengan aparat Kepolisian dan instansi terkait lainnya, menggelar inspeksi mendadak (Sidak) terhadap warga binaan di Lembaga Pemasyarakatan (lapas) Kelas II A Kota Gorontalo dan Lapas Perempuan, Jumat (13/12/2019).

Informasi yang dirangkum Hargo.co.id, Sidak ini dipimpin langsung oleh Direktur Keamanan dan Ketertiban, Direktorat Jendral Pemasyarakatan, Kemenkumham, Tejo Herwanto Pc.IP,S.IP, M.Si, dan berlansung hingga Sabtu (14/12/2019) dini hari.

Satu per satu warga binaan lembaga pemasyarakatan (Lapas) diperiksa oleh tim gabungan. (F. Zulkifli Polimengo/ Hargo.co.id)

Saat melakukan penggeledahan di Lapas Kelas II A Kota Gorontalo, Petugas menemukan banyak barang yang tidak seharusnya berada didalam ruang sel. Barang-barang tersebut kemudian langsung disita petugas.

Tidak hanya warga binaan yang berada di Lapas Kelas II A Kota Gorontalo, Lapas Khusus Perempuan yang berada di Kabupaten Gorontalo juga turut menjadi sasaran Sidak.

“Kegiatan ini merupakan bagian dari tugas Satuan Operasional Kepatuhan Internal (Sat Opatnal) yang pada idealnya dilaksanakan 2 kali dalam seminggu, dengan melibatkan pihak Kepolisian dan BNN. Selain memeriksa ruangan, kami juga melakukan tes urine terhadap Warga Binaan, dan hasilnya kita tidak menemukan adanya Warga Binaan yang positif menggunakan narkoba,” terang Tejo Herwanto Pc.IP, S.IP, M.Si.

Tim gabungan ikut melakukan test urine terhadap warga binaan. (F. Zulkifli Polimengo/ Hargo.co.id)

Ditambahkan pula, kegiatan ini merupakan rencana aksi dari Direktorat Jendral Pemasyarakatan untuk berkoordinasi dan berkolaborasi dengan aparat hukum lainnya dan semuanya dilakukan secara buka-bukaan tanpa ada yang ditutupi. Kewaspadaan gangguan keamanan, ketertiban, pemecahannya adalah dengan melalakukan inspeksi mendadak, agar dapat dikethui sejauh mana regulasi sistem pengamanan dijalankan oleh masing-masing petugas pemasyarakatan.

“Kegiatan ini merupakan awal dari kerja sama informasi dan data, yaitu pertukaran informasi dalam rangka pencegahan, penindakan dan menstabilkan Lapas maupun Rutan dari peredaran gelap narkoba,” pungkasnya saat diwawancarai di depan pintu masuk lapas khusus perempuan. (zul/hg)

Mantap
Suka
Senang
Kaget
Sedih
Marah

Komentar