Sabtu, 22 Februari 2020
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Tim Kerja Bupati Gorontalo Utara Capai 13 Orang, DPRD Protes

Oleh Alosius M. Budiman , dalam Kab. Gorontalo Utara Legislatif , pada Selasa, 19 November 2019
  Ketua DPRD Gorut, Djafar Ismail

Hargo.co.id, GORONTALO – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Gorontalo Utara (Gorut), Djafar Ismail menyoroti jumlah anggota tim kerja bupati yang dinilai cukup banyak. Betapa tidak, jumlahnya kini mencapai 13 orang atau ketambahan 10 orang dibanding sebelumnya yang hanya 3 orang.

Pernyataan ini disampaikan langsung oleh Djafar Ismail pada pembahasan lanjutan Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (RAPBD) 2020, Senin (18/11/2019). Pembahasan ini juga menghadirkan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

“Yang jadi pertanyaan, jumlah tim kerja bupati saat ini cukup banyak yakni 13 orang yang dibandingkan dengan tim kerja bupati periode sebelumnya hanya 3 orang saja,” ungkapnya.

Bagi Djafar Ismail, jumlah tersebut tentu sangat banyak dan dari sisi efektifitas kerjanya juga perlu untuk dipertanyakan. Apalagi ada beberapa orang yang masuk tim kerja tersebut, justru berdomisili di luar Gorontalo Utara.

Terkait dengan tim kerja yang di luar dari Gorut juga mendapat sorotan dari Djafar yang menurutnya jika sewaktu-waktu dibutuhkan oleh bupati maka dari sisi jarak tentu sangat jauh. “Tidak mungkin dalam sekejap tim kerja tersebut dapat langsung datang,” jelasnya.

Terhadap jumlah tim kerja tersebut, Djafar Ismail juga bertanya apakah ada seleksi yang dilaksanakan atau berdasarkan permintaan atau ada jenis lainnya dalam proses rekruitmen tim kerja tersebut.

Dari penjelasan yang disampaikan dalam rapat pembahasan RAPBD tersebut, pihak DPRD mendapat penjelasan bahwa untuk proses rekruitmen tim kerja bupati tidak melalui proses seleksi dan juga berdasarkan permintaan dari pimpinan. (abk/hg)