Selasa, 26 Januari 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Tim Pandawa Polres Gorontalo Bekuk Pelaku Judi Togel Online

Oleh Berita Hargo , dalam Metropolis , pada Kamis, 14 Januari 2021 | 19:05 WITA Tag: , ,
  Tim Pandawa Polres Gorontalo berhasil mengamankan salah seorang IRT yang terlibat dalam dugaan kasus judi Togel online.


Hargo.co.id, GORONTALO – Tim Pandawa (Opsnal,red) Polres Gorontalo berhasil mengungkap dugaan aktivitas judi online. Dari hasil pengungkapan tersebut, salah seorang ibu rumah tangga (IRT) yang diduga sebagai agen judi online jenis toto gelap (Togel) berhasil dibekuk.

Meski sosialisasi dan penindakan gencar dilakukan oleh aparat Kepolisian, tetap saja masih ada masyarakat yang melakukan aktivitas melawan hukum.

Dengan adanya hal tersebut, sejumlah masyarakat melaporkan aktivitas itu kepada aparat Kepolisian. Berbekal informasi itulah Tim Pandawa Polres Gorontalo berhasil mengamankan perempuan bernama LN (39), beserta sejumlah barang bukti, yang terdiri dari uang, handpone, buku rekapan, kalkulator, dan ballpoint.

BACA  Waspada, Terjadi Begal Payudara di Kabupaten Gorontalo

Seperti yang dilansir JurnalCelebes.id, Kapolres Gorontalo, AKBP Ade Permana, S.I.K, M., melalui Kasat Reskrim, Iptu Muhammad Nauval Seno,S.T.K,S.I.K menjelaskan, aktivitas judi tersebut dimulai pada pukul 12.00 Wita hingga pukul 14.00 Wita di rumah tersangka. Yang bersangkutan membuka judi Togel online jenis Sidney dengan omset Rp 2.675.000 dan sekitar pukul 17.00 WITA hingga pukul 18.00 Wita, dibuka lagi Togel jenis Hongkong dengan omset Rp 1.150.000. Setelah itu pelaku meneruskan kepada bandar judi Togel online atas nama (RS) melalui rekening bank BRI milik LN.

BACA  Oknum Anggota yang Diduga Merekam Video Mesum Terancam Dipecat

“Dari kegiatan tersebut, tersangka mendapat keuntungan kurang lebih Rp 300 hingga Rp 500 ribu per hari dan kegiatan ini sudah berjalan kurang lebih tiga bulan lamanya,” ungkap mantan Kasat Reskrim Polres Boalemo ini.

Di tempat berbeda Kabid Humas Polda Gorontalo, Kombes Pol. Wahyu Tri Cahyono, S.I.K menambahkan, sesuai pasal 303 ayat 1 ke-1 dan Pasal 303 ayata 2 ke-2 KUHP, tersangka dikenakan ancaman pidana paling lama sepuluh tahun.

BACA  Polres Pohuwato Ungkap Aktivitas Judi Togel Online

“Benar, pada tanggal 9 Januari 2021 telah diamankan seorang bandar judi Togel online dan kini sedang dalam proses penyidikan di Polres Gorontalo. Kami pun dari pihak Kepolisian berharap agar masyarakat tidak terlibat dalam aktivitas yang melawan hukum,” tutup mantan Kapolres Bone Bolango ini.(jc/hg)


Komentar