Kamis, 4 Maret 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Tingkatkan Mutu Pendidikan, Pemkab Gorontalo Launching Inovasi Pendidikan dan Kebudayaan

Oleh Berita Hargo , dalam Advertorial Kab. Gorontalo , pada Rabu, 10 Februari 2021 | 19:05 WITA Tag: , ,
  Caption:// Sekretaris Daerah Kabupaten Gorontalo, Hadijah U. Tayeb saat membuka Kegiatan launching inovasi pendidikan dan kebudayaan di Hotel Four Poin, Manado, Sulawesi Utara, Rabu (10/2/2021). (Foto: Humas Kominfo Kabgor)


Hargo.co.id, GORONTALO – Pandemi Covid-19 telah merubah gambaran kelangsungan dunia pendidikan di Indonesia. Guna menyesuaikan di tengah pandemi, Tenaga pendidik dituntut untuk mengembangkan kreativitasnya guna mempertahankan dan mengembangkan mutu pendidikan.

Berbagai inovasi diciptakan, tidak saja dengan merubah metode pendidikan, namun juga dengan memanfaatkan bantuan teknologi agar proses proses pembelaaran tetap berjalan maksimal.

Guna meningkatkan mutu pendidikan tersebut, Pemerintah Kabupaten Gorontalo melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan melaunching ‘Inovasi Pendidikan dan Kebudayaan’. Inovasi yang di lakukan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan yakni Modul literasi dan Numerasi serta Pencangan sekolah penggerak.

BACA  Asisten III Pemprov Gorontalo Jadi Pj. Sekda Pohuwato

Literasi numerasi sendiri adalah pengetahuan dan kecakapan untuk menggunakan berbagai macam angka dan simbol-simbol yang terkait dengan matematika dasar dan menganalisis informasi yang ditampilkan dalam berbagai bentuk.

Sedangkan, Program Sekolah Penggerak merupakan penyempurnaan program transformasi sekolah sebelumnya. Program Sekolah Penggerak akan mengakselerasi sekolah negeri/swasta di seluruh kondisi sekolah untuk bergerak lebih maju. Program dilakukan bertahap dan terintegrasi.

BACA  Gubernur Gorontalo Pantau Kick Off Vaksinasi

“Langkah itu diambil, agar pendidikan di Kabupaten Gorontalo berkembang dengan baik. Dimana sekolah diharapkan dapat menjadi contoh atau panutan sertadapat mendorong sekolah lain agar dapat berkembang melalui pencanangan guru penggerak,” kata Sekretaris Daerah Kabupaten Gorontalo, Hadijah U. Tayeb di Manado, Rabu (10/02/2021).

Meski begitu, inovasi-inovasi yang diciptakan harus tetap mengedapankan kesehatan dan keselamatan peserta didik, tenaga pendidikan, keluarga, masyarakat secara umum.

BACA  Kodam Merdeka Tinjau Lokasi Pembangunan Secaba TNI AD di Tabongo

Selain itu, Inovasi tersebut juga harus mempertimbangkan tumbuh kembang peserta didik dan kondisi psikososial dalam upaya pemenuhan layanan pendidik selama pandemi Covid-19.

“Saya sangat mengapresiasi Inovasi-inovasi yang dibuat, untuk meningkatkan mutu Pendidikan. Akan tetapi, perlu dukungan dan kerja sama dari kita semua. Sehingga Inovasi Inovasi-inovasi tersebut dapat terlaksana dengan baik dan sesuai dengan harapan,” tutur Hadijah U. Tayeb.(hiu/adv/hargo)


Komentar