Jumat, 31 Juli 2020
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Tingkatkan Pengawasan, Ini yang Dilakukan Kantor Imigrasi Gorontalo

Oleh Zulkifli Polimengo , dalam HumKam , pada Senin, 21 Oktober 2019 | 20:30 WITA
  


Hargo.co.id, GORONTALO – Perkembangan zaman yang meliputi berbagai aspek hampir di seluruh daerah saat ini, tentunya tidak luput dari adanya warga asing, yang berkunjung maupun tinggal dan bekerja di Indonesia. Olehnya itu pihak terkait yang berkompeten, juga harus meningkatkan kewaspadaan dan pengawasan.

Menyikapi hal tersebut, Kantor Imigrasi Kelas I TPI Gorontalo membentuk Tim Pora (Pengawasan Orang Asing), yang disebar di seluruh wilayah kabupaten/kota di Provinsi Gorontalo.

BACA  Pengemudi Tak Kenakan Masker, Siap-siap Kena Tilang

Kepada wartawan media ini, Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Gorontalo, Soeryotarto Kisdoyo SH, MH, menjelaskan bahwa selain dari petugas Imigrasi sendiri, dalam Tim Pora ini juga melibatkan berbagai unsur. Mereka terdiri dari unsur TNI, Polri, Depnaker, Dinas Catatan Sipil, Kementerian Agama, Satpol PP, BIN, BAIS TNI dan Kejaksaan.

“Kantor Imigrasi Kelas I TPI Gorontalo, memiliki wilayah kerja yang cukup luas, sehingga dalam pengawasan orang asing ini, kita tidak bisa melakukannya sendiri. Olehnya itu kita membentuk Tim Pora, dan kita tempatkan di 5 kabupaten dan 1 kota. Bahkan saat ini telah sampaikan ke tingkat kecamatan yang ada di seluruh wilayah Provinsi Gorontalo,” jelas Soeryotarto Kisdoyo.

BACA  Kejati Gorontalo Fokus pada Kepentingan Rakyat

Lebih lanjut Soeryotarto Kisdoyo mengungkapkan, bahwa SK Pembentukan Tim Pora ini sudah ada sejak Tahun 2018. Bahkan pada setiap tahunnya telah dibentuk rapat di tingkat kabupaten/kota .

BACA  TNI-Polri Disiplinkan Warga yang Tak Pakai Masker 

“Dalam melaksanakan tugas untuk mengawasi orang asing kami memang tidak luput dari kendala dilapangan, namun itu dapat kita atasi dengan pembentukan Tim Pora yang melibatkan seluruh instansi dan unsur terkait, sehingga masalah ataupun hal-hal negatif yang tidak kita inginkan dapat diminimalisir, bahkan diatasi secara tuntas sesuai dengan prosedur,” kuncinya. (zul/hg)


Komentar