Jumat, 20 Mei 2022
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Tingkatkan Produksi Jagung, Pemerintah Dorong Pembukaan Lahan Baru

Oleh Aslan , dalam Ekonomi , pada Rabu, 17 Mei 2017 | 06:00 Tag: ,
  

Hargo.co.id – Pemerintah telah bertekad menekan laju impor jagung  dengan mengembangkan Provinsi NTT sebagai basis produksi jagung nasional. Lahan tanam komoditi jagung juga terus ditingkatkan dalam setiap musim tanam.

“Tahun 2015-2016 lalu sudah kita sudah genjot dan bersamaan dengan tekad provinsi pada komoditas jagung. Jadi ada peningkatan luas areal tanam di 2017. Misalnya tahun 2015-2016 itu 280 ribu hektare, maka pada Oktober-Maret 2017, luas area tanam jagung kita sudah 330 ribu hektare,” jelas Kepala Dinas Pertanian Provinsi NTT, Yohanes Tay Ruba seperti ditulis  Timor Express (Jawa Pos Group), Selasa (16/5).

Dengan luas areal tanam yang bertambah, Anis Tay yakin, produksi jagung pun akan meningkat. Dia sebutkan, total produksi jagung tahun 2016 mencapai 685 ribu ton. “Tahun ini kita yakin lebih tinggi, tetapi masih dihitung oleh Badan Pusat Statistik (BPS),” sambung dia.

Keyakinan Anis Tay cukup beralasan. Pasalnya, curah hujan di tahun 2017 sangat cukup, bahkan melimpah. Untuk mendukung peningkatan luas areal tanam dan juga produksi jagung, pihaknya juga meningkatkan luas area penangkaran benih di musim kemarau ini.

“Tahun lalu kita siapkan penangkaran benih 400 hektare, tahun ini 700 hektare supaya bisa penuhi kebutuhan bibit,” terang dia lagi.

Pemerintah pusat melalui Kementerian Pertanian  akan  membantu Pemda  NTT dalam menyiapkan  areal lahan jagung seluas 100 ribu hektare. Bantuan tersebut menyasar lokasi-lokasi yang belum pernah ditanami jagung untuk dijadikan lahan produksi jagung.

“Kita sedang identifikasi lahannya, jadi bisa ditanam di musim kemarau dan juga di musim hujan,” beber Anis Tay lagi.(hg/cel/nas/JPG)

(Visited 2 times, 1 visits today)

Komentar