Senin, 10 Mei 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



TNI Bangun Lanal Gorut, Pengamanan Laut Gorontalo Makin Diperkuat

Oleh Fajriansyach , dalam Gorontalo Headline , pada Kamis, 18 Januari 2018 | 11:12 WITA Tag: ,
  


Gorontalo, Hargo.co.id – TNI Angkatan Laut (AL) terus memperkuat pertahanan di wilayah perairan Laut Sulawesi, khususnya di Gorontalo. Setelah di Kelurahan Leato Selatan, Kota Gorontalo, TNI AL kembali menambah pangkalan (Lanal/Pangkalan TNI AL) di wilayah Gorontalo Utara. Tepatnya di Desa Ilangata, Kecamatan Anggrek.

Pembangunan Lanal Gorut dimulai kemarin (17/1). Ditandai peletakan batu pertama oleh Panglima Armada Timur (Pangarmatim) TNI AL Laksamana Muda (Laksda) Didik Setiyono,SE.,MM. Lanal yang akan berdiri di Gorut ini berstatus tipe D.

Lanal Anggrek merupakan pengembangan Pos Angkatan Laut (Posal) yang didirikan sebelumnya. Selain menjaga keamanan wilayah laut RI di bagian Utara, Lanal Gorut turut berfungsi dalam menangkal serta mengantisipasi kerawanan yang bisa di wilayah berbatasan. Seperti illegal fishing (penangkapan ikan ilegal), illegal mining (pertambangan liar), illegal logging maupun penyelundupan. Termasuk menangkal masuknya terorisme.

BACA  Panitia Pasar Murah tidak Melayani Warga Jika Tak Memakai Masker   

Laksda Didik Setiyono menjelaskan, pembangunan pangkalan Gorut sebagai upaya dalam membangun kekuatan sistem senjata armada terpadu untuk mewujudkan TNI AL yang handal dan disegani. Sebab, TNI AL harus mampu berdiri dan berkembang dan sejajar dengan Angkatan Laut negara maju lainnya dalam menjalankan perannya di kawasan regional dan global.

“Indonesia berada di persilangan dua benua dan dua samudera, maka dibutuhkan peran pengamanan TNI AL untuk dapat mengamankan wilayah perairan Indonesia secara komprehensif,” ujar Laksda Didik Setiyono.

“Nah kehadiran Lanal Gorut ini untuk memberikan dukungan logistik dan administrasi bagi TNI AL yang beroperasi di Laut Sulawesi dan sekitarnya,” sambung Laksda Didik Setiyono menjelaskan.

BACA  Bahas Pajak Rokok Daerah, Idris Rahim Hadiri Dialog Publik dengan Kemenkes

Menurut Laksda Didik Setiyono, di wilayah kerja Armada Timur, khususnya di Laut Sulawesi, sisi Barat dan Timur sudah memiliki Pangkalan Utama Angkatan Laut (Lantamal). Sisi Barat berada di Tarakan dan sisi timur berada di Bitung.

“Di tengah-tengah tepatnya Gorut masih kosong. Menurut kami sangat tepat apabila ada pangkalan ditengah-tengah. Kedepan, kami bisa mendisversi unsur-unsur yang berada di timur dan barat digeser ke tengah untuk pengamanan di Laut Sulawesi,” paparnya.

Jenderal dua bintang ini mencontohkan, pelaksanana operasi di wilayah Komando Armada Barat (Koarmabar) yang melaksanakan operasi di Pulau Ambalat, yang beberapa waktu lalu sempat bermasalah dengan negara tetangga, dilakukan operasi sepanjang tahun.

BACA  Korban Kebakaran di Tamalate Dapat Bantuan dari Gubernur Gorontalo

“Operasi dilaksanakan 365 hari, tak ada waktu kosong kapal beroperasi di Ambalat yang wilayanya sama dengan Gorut. Kami mohon bantuan gubernur dan bupati setelah pangkalan jadi, ada Pertamina untuk pengisian bahan bakar, dapat berbelanja di sini, ketersediaan pasar. Karena akan ada kapal-kapal TNI yang beroperasi di sini,” jelasnya.

Karena itu Laksda Didik Setiyono berharap dukungan pemerintah provinsi dan Pemkab Gorut serta masyarakat terkait pembangunan Lanal Gorut.

Sementara itu Bupati Gorut Indra Yasin menegaskan, pemerintah memberikan dukungan penuh terhadap pembangunan Lanal Tipe D di Kecamatan Anggrek.(idm/hg)


Komentar