Jumat, 25 September 2020
Dari Gorontalo untuk Indonesia



TNI Lepas Satgas ke Pulau Sebaru Untuk Obervasi WNI dari World Dream

Oleh Jamal De Marshall , dalam Kabar Nusantara , pada Rabu, 26 Februari 2020 | 14:05 WITA Tag: ,
  Tentara Nasional Indonesia.(Foto : Istimewa)


Hargo.co.id – Komando Gabungan Wilayah Pertahan (Kogabwilhan) melepas Satgas bantuan keselamatan untuk membantu pengamatan WNI dari kapal Dream Dunia di Pulau Sebaru, Kepulauan Seribu, Jakarta. Pelepasan dipimpin langsung oleh Panglima Kogabwilhan (Pangkogabwilhan) Laksamana Madya TNI Yudo Margono.

Yudo mengatakan, pengamatan di Pulau Sebaru memiliki konsep yang sama dengan yang dilakukan di Natuna beberapa waktu yang lalu. Hanya tempat saja yang berbeda. Satgas diberangkatkan dengan KRI Banda Aceh.

“Karea ini di pulau sehingga banyak melibatkan kapal-kapal angkatan laut. Kalau kemarin di Natuna banyak yang ikut pesawat TNI AU untuk melaksanakan logistik, ”kata Yudo di Dermaga Kolinlamil Tanjung Priok, Jakarta Utara, Rabu (26/2).

BACA  Mau Dapat Subsidi Kuota Gratis untuk Siswa, Berikut Caranya

Yudo menuturkan, WNI dari kapal World Dream akan ditransfer ke KRI Soeharso (SHS) di kapal Bintan, Kepulauan Riau pada pukul 10.00 WIB tadi. Setelah itu sekitar pukul 14.00 WIB KRI akan langsung bertolak ke Pulau Sebaru.

BACA  Jaga Netralitas ASN pada Pilkada, Kemendagri Tolak 4.156 Usulan Mutasi
Pangkogabwilhan Laksamana Madya TNI Yudo Margono saat memimpin upacara pelepasan satgas bantuan ke Pulau Sebaru. (Istimewa)

“Harapannya kita hari Jumat. Mereka sudah datang di Sebaru kurang lebih jam 16.00 nanti kita akan pindah ke darat. Kita melaksanakan tindakan seperti yang kita lakukan di Lanud Saden Sajad, ”imbuhnya.

Para WNI ini rencananya akan diobservasi selama 14 hari, sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Pribadi yang disetujui akan ditugaskan sebagai satgas pendamping, pendukung, atau pengamanan.

BACA  Para Koruptor dengan Mudah Dapat Hukuman Ringan Sejak Hakim ini Tak Lagi di Mahkamah Agung

Satgas yang diturunkan terdiri dari tim dapur lapangan, Batalyon Kesehatan (Yonkes) TNI, ahli gizi, pengamanan laut oleh TNI-Polri, serta petugas kementerian dan lembaga terkait.

“Jumlah personel ini ada 762 personel satgas semua. Dari semua ya termasuk ABK KRI kemudian temasuk penguin pribadi, satgas pendamping, pendukung dan pengamana, ”jelas Yudo.

Jumlah WNI yang akan diobservasi di Pulau Sebaru berdasarkan laporan yang diterima Kogabwilhan diterima 188 orang. Terdiri dari 16 perempuan dan 172 pria.

*Berita ini juga terbit di jawapos.com edisi rabu 26 februari 2020


Komentar