Sabtu, 28 November 2020
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Tol Pejagan-Pemalang Jadi Kunci Pemecah Kemacetan Saat Arus Mudik

Oleh Aslan , dalam Kabar Nusantara , pada Jumat, 16 Juni 2017 | 02:00 WITA Tag: ,
  


Hargo.co.id – Sejumlah ruas jalan tol yang tengah dibangun akan difungsikan dadurat sepanjang arus mudik Lebaran 2017. Salah satunya adalah Tol Pejagan-Pemalang yang dimulai dari Brebes Timur hingga Gringsing, Batang.

Ruas tol ini mulai akan difungsikan pada  19 Juni 2017  dengan satu arah ketika mudik maupun arus balik. Kakorlantas Polri Irjen Royke Lumowa menerangkan bahwa tol ini menjadi salah satu cara untuk mencegah macet parah yang terjadi di Brebes Exit (Brexit) pada musim mudik tahun lalu.

Mantan Kapolda Papua Barat ini menambahkan bahwa marka jalan dan lampu penerangan masih minim. Di sana juga kata dia ada rumah warga yang berjarak sangat dekat dengan ruas tol.

Dia juga menyebut bahwa kondisi jalur ini juga bergelombang. Pasalnya aspal hanya tersedia untuk dua lajur serta fasilitas rest area dan tempat istirahat juga minim.

“Beberapa jembatan juga masih dalam pengerjaan. Jembatan itu masih berupa besi dan belum diaspal,” terang dia.

BACA  Peserta Tak lolos Passing Grade, 11.580 Formasi CPNS Tidak Terisi

Tak hanya itu, debu jalanan juga berhamburan di sejumlah titik dan mengganggu pandangan. Nantinya kata Royke, di sana akan disemprot ketika dibuka nanti.

“Penjelasan dari Jasa Marga, PUPR,  Waskita yang mengerjakan beberapa proyek tol fungsional ini itu akan dibersihkan pada saat mudik tanggal 19 atau 20 Juni sudah clear,” sambung dia.

Nantinya kata dia di tol itu akan ada rest area di setiap 10 kilometer. Dan sekarang pembangunannya tengah dikebut.

“Untuk bensin dari Pertamina menyanggupi dan memberikan komitmen setiap rest area menyediakan bensin sementara atau portabel mulai dari 10 liter, 5 liter hingga 2 liter dalam kemasan gitu atau kalengan. Tapi kalau di jalan Pantura itu banyak,” katanya.

BACA  Menteri KKP Ditangkap KPK, Jokowi: Kami Menghormati Proses Hukum

Jenderal bintang dua ini juga menyebut bahwa ada sekitar 26 titik perlintasan jalan warga di sepanjang jalur ini. Karena itu, polisi akan disiagakan selama 24 jam. “Dari Gringsing 26 titik itu akan dijaga petugas, Polda Jateng sudah siap pagar betis 24 jam, itu akan ditutup. Kalau di sini padat akan dikeluarkan ke Pantura,” tukas dia. (hg/elf/JPG)


Komentar