Jumat, 22 Januari 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Toleransi Beragama, Pemuda Gereja di Gorontalo Bagi-bagi Takjil

Oleh Berita Hargo , dalam Headline Metropolis , pada Kamis, 15 Juni 2017 | 13:01 WITA Tag: ,
  


Hargo.co.id LIMBOTO – Sekumpulan pemuda dan pemudi yang merupakan gabungan dari pemuda Gereja se-Kabupaten Gorontalo bersama Karang Taruna bagi-bagi takjil kepada para pengendara yang melintasi ruas jalan Raya Limboto, Kelurahan Kayubulan,

kemarin, Rabu (14/6). Kegiatan yang bertujuan membangun toleransi antar umat beragama ini rupanya mendapat respon yang baik dari masyarakat umat muslim.

Pantauan Gorontalo Post, kegiatan ini dimulai sekitar pukul 16.30 Wita atau menjelang beduk buka puasa.

Para pemuda dan pemudi menyiapkan ratusan takjil yang sudah diisi di dalam tas plastik. Tepat di sebuah trafick light mereka mulai membagi takjil ke setiap pengendara roda dua maupun roda empat yang melintas.

BACA  Disedot Tak Ada Hasil, Genangan Air di Simpang Empat BRI Andalas Terus Disorot

Terlihat sebuah pemandangan yang menggambarkan kerukunan antar umat beragama pada kegiatan yang berakhir pukul 17.30 ini.

Disaat para pemuda Gereja yang merupakan umat kristiani, membagikan takjil kepada setiap masyarakat muslim yang melintas untuk berbuka puasa.

Dengan ucapan terima kasih, para pengendara pun menerima takjil tersebut dengan senang hati.

BACA  Waspada, Terjadi Begal Payudara di Kabupaten Gorontalo

Rizal (37), salah satu pengendara mengatakan, dirinya sangat mengapresiasi inisiatif dari para pemuda Gereja dan Karang Taruna Kabupaten Gorontalo dalam menggelar aksi ini.

“Saya salut dengan yang mereka lakukan ini, sungguh sejuk dipandang, karena di tengah aksi radikalisme yang sedang merajalela di mana-mana, namun di daerah ini kita masih bisa menyaksikan kerukunan antar umat beragama seperti ini,” tuturnya.

Ketua Karang Taruna Kabupaten Gorontalo, Sofyan Ishak mengatakan, kegiatan ini merupakan inisiatif dari para Karang Taruna bersama pemuda Kristen untuk menjalin persatuan antar umat beragama.

BACA  Perahu Nelayan Dihantam Ombak di Gorontalo, Seorang Dalam Pencarian

“Melalui kegiatan ini kami mempertegas bahwa toleransi antar umat beragama di Kabupaten Gorontalo masih sangat kuat,” ujarnya.

Hal senada diungkapkan Jenal Towondila, perwakilan dari pemuda Gereja Kabupaten Gorontalo.

Ia mengharapkan pesan dalam kegiatan ini bisa tersalurkan ke daerah-daerah lain di Indonesia.

“Karena dengan toleransi kita bisa memperkuat persatuan antar umat beragama,” pungkasnya.(tr-55/hargo)


Komentar