Senin, 17 Januari 2022
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Transformers Lemah di Pasar Domestik, Berjaya di Tiongkok

Oleh Aslan , dalam Headline LifeStyle , pada Rabu, 28 Juni 2017 | 03:00 AM Tag: ,
  

Hargo.co.id – Robot-robot besar Transformers gagal menjadi monster pengeruk uang. Setidaknya untuk pasar lokal. Instalasi kelima yang berjudul The Last Knight (TLK) memang berhasil memuncaki box office domestik. Namun, angka yang didapat kurang menggembirakan. Untuk pemutaran akhir pekan pertama, perolehannya USD 45, 3 juta (Rp 603 miliar). Jika ditotal dengan preview yang dimulai Rabu lalu, selama lima hari TLK mendapat USD 69,1 juta (Rp 920 miliar).

Angka tersebut termasuk rendah. Sebab, empat film sebelumnya paling kecil mendapat lebih dari USD 97 juta (Rp 1, 29 triliun) pada minggu perdana. Namun, film Transformers kedua Mark Wahlberg itu masih boleh berbangga. Meski tidak mampu menarik minat banyak penonton di AS dan Kanada, film tersebut berjaya di pasar internasional.

TLK mendulang USD 196,2 juta (Rp 2,6 triliun) dengan Tiongkok sebagai penyumbang terbesar sebanyak USD 123,4 juta (Rp 1,6 triliun). Sebagaimana dikutip USA Today, TLK bisa mengandalkan pasar global untuk mendapatkan pemasukan yang besar dan menutup biaya produksi yang memakan USD 217 juta (Rp 2,89 triliun). Jebloknya pemasukan domestik salah satunya dipengaruhi banyaknya review buruk untuk film garapan Michael Bay tersebut.

Untungnya, hal itu tidak berpengaruh untuk penonton di luar Amerika Utara. ’’Transformers memang dibuat untuk penonton global,’’ ucap Kyle Davies, presiden distribusi studio Paramount. ’’Anda semua bisa melihat bagaimana kami melakukan ini. Dan terbukti memang kuat di luar negeri, terutama Tiongkok. Jadi, kami berharap bisa mendapat tempat yang semestinya,’’ tambahnya.

Sementara itu, jawara pekan lalu, Cars 3, harus turun di posisi kedua. Tempat tersebut juga diduduki Wonder Woman yang masih kuat menggaet orang untuk datang ke bioskop. Keduanya mendapat USD 25, 2 juta. Film garapan Patty Jenkins itu juga membukukan capaian impresif USD 300 juta untuk pasar domestik dan USD 652,9 juta jika digabung dengan perolehan worldwide.

Jumlah tersebut merupakan pendapatan terbesar film yang digarap sutradara perempuan. Bukan hanya itu, Wonder Woman juga berhasil melampaui pemasukan Batman v Superman: Dawn of Justice dan menjadi film paling laris dari jagat DC Extended Universe. (hg/glo/c15/ayi)

(Visited 1 times, 1 visits today)

Komentar