Sabtu, 3 Desember 2022
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Truk Ditilang Gara – Gara Angkut Perahu

Oleh Aslan , dalam Headline Kabar Nusantara , pada Sabtu, 26 Agustus 2017 | 00:30 Tag: ,
  Truk yang mengangkut perahu ditilang di perempatan Penceng, Pacitan, Rabu malam (23/8). (Febri Hermanto/Radar Pacitan)

Hargo.co.id PACITAN – Lantaran angkut perahu, sebuah truk di Pacitan harus ditilang petugas Satuan Lalu Lintas polres setempat.  Alhasil Tato Suryanto, pengmudi truk, harus menerima surat tilang yang diberikan polisi.

Kejadian tersebut terlihat saat truk nopol AD 1906 AR dihentikan di perempatan Penceng Rabu malam (23/8). Sebuah truk warna dominan biru, berada di atas bak truk yang disopiri Tato -sapaan Tato Suryanto.

Panjang perahu bahkan melebihi badan truk. Tidak heran jika akhirnya polisi memilih menilang dan menahan surat tanda nomor kendaraan (STNK) truk tersebut. Padahal truk itu sedianya hendak mengantarkan perahu ke Madura.

Tato menuturkan jika sebelumnya dirinya juga pernah ditilang. Saat dihentikan Rabu (23/8) malam lalu itu adalah hari terakhir sidang di Pengadilan Negeri (PN) Pacitan.

‘’Tetapi karena tidak bisa menghadiri sidang (untuk tilang sebelumnya), ya ditilang lagi saja,’’ ujar warga Sirnoboyo, Pacitan, itu.

Kasatlantas Polres Pacitan, AKP Hendrix Kusuma Wardhana menuturkan, truk yang dikemudian Tato pada Rabu malam lalu jelas melanggar peraturan berlalu lintas. Beban truk sangat berlebih.

Pun,panjang perahu yang diangkut melebihi badan truk. Parahnya, perahu itu hanya diikat tali di bak truk.

‘’Tidak boleh hanya ditali seperti itu. Karena bisa membahayakan pengguna jalan lain,’’ terangnya.

Lantas, bagaimana cara memindahkan perahu yang aman dan tidak melanggar peraturan berlalu lintas? Menurut Hendrix, pemilik bisa meminta polisi untuk melakukan pengawalan.

Disamping itu, perahu juga tidak boleh hanya diikat tali.

‘’Pemiliknya bisa meminta pengawalan kepada polisi. Itu jauh lebih aman,’’ ujarnya.

(mn/naz/sib/JPR/hg)

(Visited 3 times, 1 visits today)

Komentar