Kamis, 2 Desember 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Tubuh Ibu Ini Terseret Arus Sejauh 8 Kilometer  

Oleh Admin Hargo , dalam Headline Metropolis , pada Minggu, 7 November 2021 | 22:05 PM Tag: , , ,
  Tim gabungan yang dibantu masyarakat saat mengevakuasi korban hanyut yang ditemukan warga di tepi Danau Limboto, Ahad (07/11/2021). (Foto: Istimewa)

Hargo.co.id, GORONTALO – Setelah tiga hari dinyatakan hilang, akhirnya jenazah Rita Jali ditemukan pada Ahad (07/11/2021) sekitar pukul 15.30 Wita. Namun yang menarik yakni, lokasi ditemukan jaraknya cukup jauh dari tempat terseret arus. 

Perlu diinformasikan bahwa, Rita Jali merupakan warga Desa Daenaa, Kecamatan Limboto Barat, Kabupaten Gorontalo. Korban terseret arus saat terjadi banjir pada Kamis (04/11/2021). Korban ditemukan salah seorang warga saat sedang memancing di Danau Limboto, Kelurahan Tenilo, Kecamatan Limboto, Kabupaten Gorontalo, Ahad (07/11/2021). 

“Sekitar pukul 15.30 Wita, kami dari Tim SAR gabungan menerima informasi bahwa ada warga yang sedang memancing menemukan jenazah di pesisir Danau Limboto. Jaraknya sekitar 8 Kilometer dari lokasi almarhumah hilang terbawa arus. Setelah itu kami langsung menuju ke lokasi dan melakukan identifikasi, ternyata benar jenazah tersebut adalah Rita Jali yang merupakan korban hanyut saat banjir bandang 3 hari yang lalu,” kata Kepala Basarnas Gorontalo, I Made Junetra. SH.

Lanjut katanya, tim gabungan yang dibantu masyarakat setempat membutuhkan waktu yang lama saat melakukan evakuasi, dikarenakan lokasi penemuan yang berada agak jauh dari tepi danau. 

“Proses evakuasi yang dilakukan Tim SAR gabungan dibantu warga setempat memakan waktu cukup lama, dikarenakan lokasi penemuan jenazah tersebut berada agak jauh dari tepi danau limboto. Sehingga tim harus mencari jalur atau akses tercepat untuk segera mengevakuasi korban,” jelasnya.

Kabasarnas Gorontalo juga menambahkan, usai dilakukan evakuasi ke tepi danau, jenazah Rita Jali kemudian langsung dibawa ke rumah kediaman korban yang ada di Desa Daenaa, Kecamatan Limboto Barat, Kabupaten Gorontalo. 

“Dengan ditemukannya korban ini, maka operasi SAR yang berlangsung selama 3 hari dan melibatkan Personel Basarnas, SAR Brimob, SAR Sabhara Polda Gorontalo, BPBD Kota Gorontalo, Indonesia Escorting Ambulance resmi ditutup. (***) 

Penulis: Zulkifli Polimengo

(Visited 146 times, 1 visits today)

Komentar