Sabtu, 2 Juli 2022
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Tujuh Orang Meninggal dalam Kecelakaan di Sungai Sebangau

Oleh Admin Hargo , dalam Kabar Nusantara , pada Selasa, 10 Maret 2020 | 13:05 Tag: ,
  Dandim 1011/Kuala Kapuas Letkol Kav Bambang Kristianto Bawono meninggal dunia karena mengalami kecelakaan speedboat di Sungai Sebangau, Palangka Raya, Kalimantan Tengah, Senin (9/3). Foto: Antara

Hargo.co.id, PALANGKA RAYA – Kecelakaan di Sungai Sebangau Palangka Raya, Kalimantan Tengah, Senin (9/3) kemarin memakan korban. Sebanyak tujuh orang meninggal dan 20 lainnya dalam perawatan medis. Seluruh korban telah ditemukan dan dievakuasi.

“Total ada sebanyak 27 korban kecelakaan, terdiri dari 20 orang selamat dan dalam perawatan medis, serta tujuh orang lainnya meninggal dunia,” kata Kabid Humas Polda Kalteng Kombes Hendra Rochmawan di Palangka Raya, Selasa.

Tujuh orang meninggal dunia itu ialah Dandim 1011/Kuala Kapuas Letkol Kav Bambang Kristianto Bawono, serta pihak TN Sebangau dan Manggala Agni, yaitu Abi Damansyah, Mutiara, Tyas Novianti, Ibnu Yudhistira Hendrawan, Umrottus S dan Mansyah.

Untuk jenazah Dandim Kuala Kapuas, berdasarkan koordinasi polisi dengan Danrem, akan dipulangkan ke Klaten, Jawa Tengah, melalui penerbangan ke Yogyakarta hari ini.

Hendra menjelaskan, saat ini sejumlah korban kecelakaan sedang dipantau karena lumayan kritis, yakni Gebran dari Kedutaan Belanda, serta Wahid dan Hadiyanto.

“Keadaannya tadi masih baik-baik saja, tetapi informasinya ada luka yang terbuka sehingga kami anggap ini masih dipantau,” kata Hendra.

Dia menyatakan belum menerima informasi perubahan rencana kunjungan Raja dan Ratu Belanda ke Palangka Raya.

“Belum ada yang namanya perubahan susunan acara atau schedule,” kata dia.

Antara melaporkan, insiden di Sungai Sebangau itu terjadi saat longboat L300 milik Dinas Kehutanan Provinsi Kalteng bertabrakan dengan speed boat TNI AD Den Bekang XII/Tpr yang hendak melakukan pengecekan lokasi guna mengamankan rombongan VVIP Raja dan Ratu Belanda yang akan mengunjungi Palangkaraya. (antara/jpnn)

*Berita ini juga terbit di jpnn.com edisi selasa 10 maret 2020

(Visited 1 times, 1 visits today)

Komentar