Tujuh Ruangan Sudah Terbakar di SDN 90 Sipatana, Penyebab Diduga Arus Pendek

Kondisi terkini di lokasi kebakaran SDN 90 Sipatana.. (foto : Jamal/hargo.co.id)

Kondisi terkini di lokasi kebakaran SDN 90 Sipatana.. (foto : Jamal/hargo.co.id)

-

Hargo.co.id, GORONTALO – Kebakaran yang melanda SDN 90 Sipatana, Kelurahan Bulotadaa Barat, Kecamatan Sipatana, Jumat (22/11/2019) diduga penyebabnya akibat arus pendek di ruangan Kepala Sekolah (Kepsek). Saat ini sudah tujuh ruangan yang terbakar.

“Saya duga api berasal dari ruangan saya,” ungkap Kepsek, SDN 90 Sipatana, Sudharmono Hasan ketika diwawancarai Hargo.co.id, di lokasi kejadian.

BACA  SDN 90 Sipatana Kota Gorontalo Dilalap Api, Empat Kelas Ludes Terbakar

Saat kejadian, lanjut Sudarmono, sudah tak ada aktivitas belajar mengajar. Karena hari ini, siswa telah kembali ke rumah masing-masing sebelum sholat Jum’at. “Hanya tertinggal beberapa orang guru saja,” ungkapnya lagi.

BACA  SDN 90 Sipatana Kota Gorontalo Dilalap Api, Empat Kelas Ludes Terbakar

Akibat kebakaran ini, kata Sudarmono, sejumlah berkas penting ikut terbakar. “Ada berkas penting yang tidak sempat kami selamatkan. Utamanya berkas yang ada di ruangan saya,” tandas Sudarmono.

Hingga kini, kobaran api belum mampu dipadamkan. Sebab, selain cuaca, pemadam kebakaran masih cukup sulit untuk menembus pekarangan sekolah.

BACA  SDN 90 Sipatana Kota Gorontalo Dilalap Api, Empat Kelas Ludes Terbakar

Jumlah ruangan yang terbakar saat ini sudah tujuh. Sebanyak lima ruang belajar, satu ruang guru dan satu ruang Kepsek. Mobil pemadam kebakaran hanya bisa sampai di pinggir jalan karena halaman sekola sudah dipenuhi bangku, lemari dan lainnya yang sempat diselamatkan. (rwf/hg)