Sabtu, 2 Juli 2022
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Tungga Hasil Evaluasi, Pemenang Tender Tak Mutlak Lanjut Kontrak

Oleh Admin Hargo , dalam Kab. Gorontalo Utara , pada Sabtu, 21 Mei 2022 | 08:05 Tag: ,
  Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Pemukiman Rakyat (PUPR), Haris Latif

Hargo.co.id, GORONTALO – Meskipun sudah ada pemenang dalam proses lelang terhadap  paket pekerjaan dari Dinas PUPR Gorontalo Utara yang sumber anggarannya dari dana Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN), namun itu tidak menjamin akan mulus sampai pada proses kontrak kerja. 

“Tak mutlak ketika sudah ada pemenangnya kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan kontrak kerja. Dapat saja dikembalikan hasilnya dan lai sebagainya,” tegas Kepala Dinas (Kadis) PUPR Gorontalo Utara, Haris Latif saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (19/05/2022).

Haris Latif menjelaskan bahwa dari paket yang telah ditenderkan dan telah ada hasilnya tersebut, 7 diantaranya baru diserahkan dokumennya ke pihak dinas. 

“Dua dokumen belum, dan terhadap 7 dokumen yang telah dikembalikan tersebut akan dilakukan evaluasi oleh Pejabat Pembuat Komitmen (PPK),” ungkapnya.

Terhadap evaluasi atau review dokumen tersebut merupakan sebuah kewajiban yang harus dilaksanakan oleh PPK. 

“Setelah diserahkan kesini, maka ada kewajiban PPK untuk mereview atau mengevaluasi kembali hasil proses yang dilaksanakan oleh Pokja,” ujarnya.

Dalam proses review atau evaluasi yang nantinya akan dilakukan oleh PPK tersebut terhadap dokumen yang telah dikembalikan tersebut dan tidak ada persoalan atau dengan kata lain sesuai dengan persyaratan dokumen yang dibuat oleh PPK ke Pokja, itu akan ditindaklanjuti dalam bentuk kontrak sampai dengan pelaksanaannya nanti. 

“Namun ketika dalam proses evaluasi atau review tidak sesuai maka itu akan dikembalikan. Nantinya akan ada rekomendasi ketika itu dikembalikan, yang pertama evaluasi kembali, apakah dievaluasi kembali dokumen yang ada terhadap calon calon penyedia yang masuk penawaran disitu. Yang kedua memasukkan kembali penawaran, dari yang mendaftar di paket tersebut. Dan yang terakhir yakni tender ulang, karena tidak ada yang memenuhi persyaratan,” tandasnya. (***)

 

Penulis: Alosius M. Budiman

(Visited 24 times, 1 visits today)

Komentar