Sabtu, 1 Agustus 2020
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Tunggu Buka Puasa, Gubernur Gorontalo Dampingi Idah Bagikan Takjil

Oleh Rendi Wardani Fathan , dalam Advertorial Gorontalo , pada Minggu, 3 Mei 2020 | 04:05 WITA Tag: , ,
  Idah Syahidah ketika menyerahkan takjil kepada petugas jaga di posko Bundaran Hulondhalo Indah, Sabtu (2/5/2020). (Foto : Istimewa)


Hargo.co.id, GORONTALO – Gubernur Gorontalo Rusli Habibie mendampingi sang istri Idah Syahidah membagikan takjil kepada para petugas polisi dan TNI yang berjaga di sejumlah pos pengamanan di Kota Gorontalo dan Kabupaten Bone Bolango, Sabtu (2/5/2020).

Kegiatan itu dilakukan Idah Syahidah sambil menunggu buka puasa. Lokasi pertama yang dikunjungi adalah pos pengamanan di bundaran Hulondhalo Indah. Tiba dilokasi itu, Idah Syahidah menyerahkan makanan siap saji kepada pimpinan jaga saat itu.

BACA  BPN Diminta Tak Terbitkan Sertifikat Tanah di Zona Danau Limboto

Usai dari lokasi itu, Idah yang menumpangi mobil jeep yang dikemudikan sang suami bergerak menuju mess haji yang menjadi tempat isolasi Orang Dalam Pemantauan (ODP). Kemudian bergeser posko penjagaan di Kecamatan Tapa, di Jalan Tinaloga dan di Rumah Sakit Aloe Saboe Kota Gorontalo. Perjalanan berakhir di Patung Langga, perbatasan Kota Gorontalo dan Bone Bolango.

BACA  Kembangkan Udang Vaname, Gubernur Temui Menteri Perindustrian

“Tadi saya dan ibu membagi-bagikan makan siap saji kepada petugas yang berjaga-jaga di setiap lokasi. Alhamdulillah mereka senang dan mudah mudahan bisa menikmati rejeki dari kami berdua,” ungkap Gubernur Gorontalo dua periode itu.

Kesempatan itu dimanfaatkan Rusli Habibie untuk melihat kondisi daerah jelang penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). menilai suasana kota masih sangat ramai dan sangat menghawatirkan karena berpotensi penyebaran covid-19 atau virus corona.

BACA  Penegasan Hadijah Tayeb, BPD Wajib Kuasai Tupoksi

“Tadi masih cukup banyak kerumumanan orang, seperti tidak terjadi apa-apa, padahal ini sangat berbahaya,” tandas Rusli Habibie.

Terakhir, dirinya berharap setelah adanya PSBB warga tidak lagi berada di luar rumah dan berkerumun di tempat-tempat tertentu. Bupati dan Wali Kota diminta juga turun lapangan dan bertindak tegas memutus mata rantai penularan virus corona.(adv/rwf/hg)


Komentar