Turnamen Ice Skating di Malaysia Bakal Diramaikan Siswa asal Gorontalo

Sasha bersama pelatihnya, Maria Angela saat berada di arena Ice Skating Taman Anggrek Jakarta. (Foto Istimewa)

Hargo.co.id, GORONTALO –  Olahraga Ice Skating, memang masih sangat terasa asing di telinga masyarakat Gorontalo. Karena olahraga ini adalah untuk berseluncur di atas es, yang sudah populer di negara-negara dengan suhu di bawah nol derajat.

Tapi, ada salah satu siswa Gorontalo, yang berasal dari SD Islam Al Azhar, yaitu Allisya Iryama Yapanto atau yang akrab disapa dengan Sasha ini sudah bisa memainkan olahraga Ice Skating. Bahkan ia akan ikut  lomba Skate Selangor Malaysia, di Malaysia National Ice Skating Stadium (MYNISS), yang akan dilaksanakan pada 6 – 8 September 2019 mendatang.

Sasha akan ikut bersama dengan tim Jakarta Ice Skating, yang akan turun di nomor lomba Tecnical Pre alpha, Solo compulsory  pre alpha  dan Solo spotlight character alvin and the chipmunk.

Saat ditemui di rumahnya, Sasha menyampaikan bahwa, ia juga tidak menyangka bisa lancar dan tertarik dengan olahraga Ice Skating ini, karena itu membutuhkan keahlian yang khusus. Awalnya saat liburan, ia  hanya mencoba saja Ice Skating di Mall Taman Anggrek Jakarta.

“Dari liburan tahun lalu, saya hanya ingin bermain Ice Skating saja, tapi karena dilihat oleh pelatih, maka pelatih mendorong saya untuk ikut lomba waktu itu lombanya di Jakarta, dan saya mendapatkan juara 2. Setelah itu, sekarang dipersiapkan untuk ikut iven se Asia di Malaysia, bersama dengan tim Sky Rink Jakarta yang berjumlah 16 murid,” kata anak ketiga dari pasangan Livi Yunita Yunus dan Yan Yapanto ini.

Shasa, diajarkan oleh Coah Maria Angela, dengan beberapa teknik, diantaranya Swizlle, Wiggle, Stroking, Cross over,  Two foot spin, Snow flow stop, T Stop, Spiral Three Turn dan teknik lainnya.

“Saya juga tidak menyangka kalau sudah bisa berolahraga Ice Skating dan bisa ikut lomba,” ujar anak kelahiran 16 Oktober 2009 ini.

Menariknya juga, Shasa menjadi salah satu atlet yang berhijab ketika ikut Ice Skating ini.

Sementara itu orang tua, Livi Yunita Yunus menyampaikan bahwa, sebagai orang tua tentunya ia memberikan suport kepada anaknya yang akan ikut lomba Ice Skating di tingkat Asia, dan itu menjadi kebanggaan tersendiri bagi orang tua, apalagi membawa nama Gorontalo juga.

Tapi, untuk terlalu terjun ke dunia Ice Skating, itu bukan tujuan utamanya, karena Shasa dipersiapkan juga mengikuti jejak kedua kakaknya yang sekolah agama sampai ke Jordania.

“Kalau kami dari orang tua Suport untuk ikut lomba, itu hanya selingan saja, ia tetap akan sekolah Agama. Apalagi di Gorontalo juga belum ada arena-nya Ice Skating. Sehingga ini olahraga sebagai pengisi waktu ketika Shasa akan liburan,” pungkasnya. (wan/hg)

-