Rabu, 10 Agustus 2022
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Turun ke Posisi Rp 7.500 per Liter, Harga Beras Mulai Normal

Oleh Berita Hargo , dalam LifeStyle , pada Rabu, 21 September 2016 | 11:36 Tag: , ,
  

Hargo.co.id GORONTALO – Harga beras di Gorontalo berangsur mulai kembali normal. Jika sebelumnya, per liternya dibanderol mulai Rp 8 ribu-9.500 per liter, saat ini, harga beras kembali turun.

Sebagaimana pantauan Gorontalo Post di Pasar Selasa (pasar mingguan), kemarin (20/9), harga salah satu kebutuhan pokok itu dijual oleh pedagang mulai Rp 7.500 per liter meliputi beras jenis Ciheran dan Superwin. Sementara harga tertinggi mencapai Rp 9 ribu per liter meliputi beras ladang baru, Superwin kualitas premium dan jenis lainnya.

Lukman, salah seorang pedagang mengatakan, stok beras di Gorontalo saat ini cukup melimpah, sehingga harga beras di tingkat petani, gilingan dan pemasok telah turun drastis. “Kalau harga dari mereka turun, jelas kita pedagang juga turunkan harga,” katanya.

Ia mengaku, sejak harga beras telah turun, penjualan atau permintaan beras di masyarakat meningkat. “Dulu waktu harga beras mahal, saya jualan di pasar yang laku tidak sampai 1 koli, sekarang bisa 1 koli bahkan lebih,” ungkapnya, di sela sela melayani pembeli.

Tak hanya Lukman, pedagang lainnya, Anton juga mengakui hal yang sama. Ia berani menjual beras Rp 7.500 per liter disebabkan stok dan harga pengambilan beras rendah. “Beras ini beras yang baru digiling, saya jual Rp 7.500 per liter karena stok banyak,” ungkapnya.(dan/hargo)

(Visited 1 times, 1 visits today)

Komentar